Kawal Sengketa Pemilu, Airlangga Ingin Bakumham Golkar Diperkuat

JAKARTA, – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto ingin keberadaan Lembaga Bantuan Hukum dan HAM (Bakumham) Partai Golkar diperkuat bagi mengawal sengketa Pemilu 2019.

Setidaknya, Airlangga melantik 65 orang sebagai pengurus baru Bakumham DPP Partai Golkar.

“Kami melihat ke depan berbagai tantangan di tahun politik ini sangat membutuhkan kerja besar dari bidang hukum bagi mengawal Pilkada, Pileg, dan Pilpres 2019,” ujar Airlangga di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (3/4/2018).

Ia juga berharap agar Bakumham Partai Golkar bisa menyediakan bantuan layanan hukum buat membela kepentingan kader Partai Golkar dan segala masyarakat di Indonesia.

“Bakumham juga bagi advokasi masyarakat yg mencari keadilan. Itu nanti masyarakat dapat menghubungi Bakumham di kantor-kantor Partai Golkar,” kata Airlangga.

(Baca juga: Golkar Targetkan 65 Persen buat Kemenangan Jokowi di Pilpres 2019)

Di sisi lain, Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP Partai Golkar Adies Kadir menjelaskan, pertemuan konsolidasi dalam kesempatan kali ini dihadiri oleh 33 provinsi perwakilan Bakumham. Sementara satu provinsi lainnya, Papua Barat, tak mampu menghadiri meeting tersebut.

“Rapat dihadiri kurang lebih 150 peserta dan sudah mengeluarkan beberapa hasil rekomendasi, yg pasti teman-teman ingin mengkonsolidasikan pertemuan pertama ini bagi pemenangan pileg dan pilpres,” kata Adies.

Menurut Adies, ke depannya mulai digelar pertemuan lanjutan konsolidasi Bakumham bagi fokus pada pemenangan Partai Golkar pada Pemilu 2019.

TV Rapat kerja nasional Partai Golkar hari ini (23/3) membahas cara mencapai elektabilitas partai hingga 18%.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://nasional.kompas.com

Post Author: admin