Kepala Daerah Rentan Korupsi, Modus Paling Sering Penyuapan

JAKARTA, – Indonesia Corruption Watch menyebutkan, kepala daerah rentan melakukan tindak pidana korupsi.

Pada tahun 2017, tercatat 30 orang kepala daerah terjerat masalah korupsi, yg terdiri dari 1 gubernur, 24 bupati/wakil bupati, dan 5 wali kota/wakil wali kota.

Mereka terlibat 29 korupsi dengan kerugian negara Rp 231 miliar dan nilai suap Rp 41 miliar.

Berdasarkan catatan ICW yg diterima , Selasa (20/2/2018), korupsi kepala daerah terutama terkait penyalahgunaan APBD, perizinan, infrastruktur, pengadaan barang dan jasa, promosi dan mutasi pejabat daerah, pengelolaan aset daerah, dan lainnya.

Baca juga: Tren Modus Korupsi 2017 Versi ICW

Dari kasus-kasus yg melibatkan kepala daerah, sebanyak 11 masalah ditangani oleh KPK, 9 masalah oleh Kejaksaan, dan 8 masalah oleh Kepolisian. 

Menurut ICW, banyaknya modus penyalahgunaan APBD dalam masalah yg melibatkan kepala daerah diduga terkait kontestasi Pilkada Serentak 2018.  

Selain penyalahgunaan APBD, korupsi terkait perizinan menjadi terbanyak kedua.

Sementara, modus korupsi yg dikerjakan kepala daerah beragam. Paling banyak adalah suap-menyuap. Ada 11 perkara korupsi bermodus suap-menyuap.

ICW menyarankan, apa yg terjadi pada tahun 2017 ini harus diantisipasi mengingat tahun ini telah memasuki tahun politik. 

Baca juga: Cerita Mendagri soal Modus Korupsi Pejabat Daerah

Dari 29 daerah tempat terjadinya korupsi, 12 di antaranya mulai menyelenggarakan Pilkada 2018.

Adapun, dari 12 daerah yg mulai menyelenggarakan pilkada itu, sebanyak 5 kepala daerah yg sudah ditetapkan tersangka berencana mulai mencalonkan diri kembali.

ICW menduga, maraknya modus suap yg dikerjakan oleh kepala daerah buat kepentingan biaya kampanye yg memakan dana sangat besar.

Selain itu, kurangnya transparansi anggaran dan lemahnya partisipasi masyarakat menjadikan dana-dana strategis gampang dialihkan buat kepentingan pemenangan salah satu pasangan calon. 

TV Peringatan keras tiba dari Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK untuk para calon yg berlaga di pemilihan kepala daerah.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://nasional.kompas.com

Post Author: admin