Kepemilikan KTP Ganda Indonesia-Malaysia Dibahas

Putussibau, Kalbar – Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir menyampaikan kepemilikan kartu tanda penduduk (KTP) ganda antara Indonesia dan Malaysia di wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat masih menjadi pembahasan serius.

“KTP ganda telah masuk dalam pembahasan termasuk oleh pihak kementerian,” kata Nasir, di Putussibau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Senin.

Menurut Nasir, Kapuas Hulu memang hidup serumpun dengan negara tetangga, bahkan selama ini banyak warga Kapuas Hulu menjadi warga negara Malaysia.

“Jauh sebelum jalan itu bagus, warga Kapuas Hulu telah ada yg menjadi warga negara Malaysia, karena bekerja di Malaysia mereka berhasil buka usaha di Malaysia,” ujar Nasir.

Nasir menegaskan kepemilikan KTP ganda apalagi memiliki dua kewarganegaraan jelas tak diperbolehkan.

“Jadi terkait kepemilikan KTP ganda dua negara itu telah masuk dalam pembahasan,” ujarnya pula.

Dandim 1206/Putussibau Letkol Inf Muhammad Ibnu Subroto menegaskan kepemilikan KTP ganda apalagi menyangkut dua negara jelas tak diperbolehkan.

Hanya saja, kata Ibnu, hal tersebut kewenangannya ada pada imigrasi dan kepolisian.

“KTP ganda atau memiliki dua kewarganegaraan itu urusannya imigrasi dan polisi,” ujar Ibnu pula.

(T.KR-TFT/B014)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin