Ketua DPR: Tak Ada Alasan Penundaan Penetapan Hakim MK

JAKARTA, – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Bambang Soesatyo tak setuju seandainya penentuan hakim Mahkamah Konstitusi ditunda hingga Maret 2019.

Bambang ingin nama hakim baru MK diumumkan paling lambat pada masa penutupan sidang paripurna, Rabu (13/2/2019).

“Justru aku menghendaki ini tak diulur, aku selaku pimpinan dan ketua Dewan Perwakilan Rakyat menghendaki hakim MK telah dapat ditetapkan pada sidang paripurna terkahir,” ujar Bambang di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (11/2/2019).

Baca juga: Penundaan Pemilihan Calon Hakim MK Dipertanyakan

Bambang mengatakan, pengumuman harus dipercepat agar tak muncul tuduhan adanya lobi-lobi politik. Selain itu, masa kerja hakim MK sebelumnya juga telah habis.

Menurut Bambang, setiap fraksi pasti telah memiliki pilihan atas para calon hakim MK.

Jika alasannya ingin meminta pendapat ahli, kata Bambang, hal itu dapat dikerjakan hari ini. Menurut dia, tak ada alasan buat menunda pengumuman itu.

“Menurut aku tak ada lagi sebetulnya alasan yg dapat dipakai buat menunda itu, karena aku meyakini aku pernah pimpinan Komisi III, ini cuma soal ketuk palu,” ujar Bambang.

Baca juga: DPR Diminta Terbuka Dalam Rapat Pleno Pemilihan Calon Hakim MK

Bambang mulai menanyakan hal ini kepada pimpinan Komisi III. Dia berharap Komisi III tak menunda pengumumannya terlalu lama.

Sebelumnya, Rapat Pleno Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat menetapkan buat menunda pemilihan calon hakim MK seusai uji kepatutan dan kelayakan 11 calon hakim di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/2/2019) malam.

Disepakati bahwa meeting pleno pengambilan keputusan calon hakim MK mulai digelar pada Selasa, 12 Maret 2019 atau setelah masa reses.

Baca juga: Pemilihan Calon Hakim MK Ditunda, Dewan Perwakilan Rakyat Diminta Tinjau Kembali Masukan Masyarakat

Komisi III bersama tim ahli sudah melakukan uji kepatutan dan kelayakan terhadap 11 calon hakim MK.

Sebelas nama tersebut adalah Hestu Armiwulan Sochmawardiah, Aidul Fitriciada Azhari, Bahrul Ilmi Yakup, M Galang Asmara, Wahiduddin Adams, Refly Harun, Aswanto, Ichsan Anwary, Askari Razak, Umbu Rauta, dan Sugianto.

Ada dua calon hakim yg mulai dipilih buat menggantikan Wahiduddin Adams dan Aswanto. Diketahui masa jabatan keduanya mulai berakhir pada 21 Maret 2019.

Sumber: http://nasional.kompas.com

Post Author: admin