Konferensi Riset Bisnis Bahas Deglobalisasi

Padang – Konferensi Internasional Riset Bisnis dan Manajemen yg digelar oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia di Padang, Sumatera Barat fokus membahas isu terkait deglobalisasi buat negara-negara berkembang.

Pelaksana Kegiatan, Ratih Dyah Kusumastuti di Padang, Rabu, menyampaikan pada konferensi ke-11 tentang riset bisnis ini pembahasan difokuskan pada deglobalisasi, tantangan utuk negara-negara berkembang dalam mengurangi ketergantungan dan integrasi ekonomi antara bangsa.

Kegiatan ini mulai berlangsung selama dua hari, 1 hingga 2 November, dengan peserta lebih kurang sebanyak 200 orang yg berasal dari beberapa universitas di pelbagai negara.

Ia menyebutkan dalam kegiatan ini penyelanggara sengaja menghadirkan orang yg berpengaruh di dunia penelitian sebagai pembicara utama, khusunya di bidang keuangan dan perbankan.

“Pembicara pertama adalah Prof Iftekhar Hasan dari Gabelli Business School, Fordam University Amerika Serikat dan Prof Rubi Ahmad dari University Malaya, Malaysia,” ujarnya.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI, Prof Ari Kuncoro menekankan agar para peneliti selalu membuka peluang baru, bersinergi serta bereksplorasi dalam melakukan penelitian.

Hal tersebut dikarenakan persaingan ekonomi antar negara semakin berat dengan banyaknya teknologi dan inovasi baru yg diciptakan.

“Saat ini pelbagai teknologi dan inovasi baru banyak diciptakan dan hal tersebut sangat berpengaruh pada perekonomian regional, nasional maupun internasional,” kata dia.

Sementara itu Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengharapkan Konferensi Internasional Riset Bisnis dan Manajemen tersebut bisa memberikan dampak buat perekonomian masyarakat.

“Dari kegiatan ini kita berharap bisa memberikan dampak positif pada masyarakat, terutama masyarakat Sumbar dengan meningkatkan daya saing UKM yg ada,” katanya.

Pelaksanaan Konferensi Internasional Riset Bisnis dan Manajemen tak terus berfokus di daerah Jakarta saja, beberapa daerah di Indonesia pernah menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan bertaraf internasional tersebut. Bahakan sebanyak empat kali konferensi pernah digelar di luar negeri, seperti Philipina, Vietnam, Korea Selatan dan Jepang.

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin