KPK: Menurut Dokter, Novel Sudah Bisa Pulang Hari Ini

JAKARTA, – Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan, dokter rumah sakit yg merawat Novel Baswedan di Singapura telah mengizinkan Novel pulang hari ini, Kamis (5/4/2018).

“Menurut dokter, kemarin (Rabu), Novel telah mampu pulang dan dikerjakan rawat jalan. Hari ini direncanakan Novel mulai pulang ke Indonesia,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, lewat pesan singkat, Kamis pagi.

Novel mulai datang pada Kamis siang ini. Penyidik senior KPK itu dikabarkan mulai segera ke kediamannya di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Febri menambahkan, selagi pulang ke Tanah Air, Novel tetap harus memakai obat tetes matanya. Novel sebelumnya sudah menjalankan operasi tahap kedua bagi mata kirinya.

(Baca juga: Novel Ungkap Pernah Ada Teror kepada Pegawai KPK Lain, Ini Respons KPK)

Pada Rabu (4/4/2018), sudah dikerjakan tes penglihatan terhadap Novel dengan memakaikan kacamata tanpa lensa. Tes dengan kacamata itu dikerjakan sambil menutup salah satu mata Novel.

Dari tes tersebut, Novel telah mampu mengenali huruf, dan telah mampu melihat huruf-huruf dalam jarak sekitar 2 jengkal dari mata ke kertas yg ia pegang.

“Itu akan dari huruf yg ukuran besar sampai ukuran yg menengah tadi telah dapat dilihat oleh Novel,” ujar Febri.

Menurut Febri, tes bagi mata kiri Novel telah ada perkembangan yg cukup bagus. Sebab, Novel dari sama sekali tak dapat melihat, setelah operasi ada perkembangan dapat melihat bayangan.

“Kemudian sampai sekarang telah mampu mengenali huruf yg ada di kertas yg ia pegang,” ujar Febri.

(Baca juga: Jika Penyerangan Novel Tak Diusut Tuntas, Pemerintah Akan Dipermalukan)

Sementara bagi mata kanan, lanjut Febri, memang ada penurunan kondisi. Namun, dokter menetapkan terlebih dulu fokus di mata kiri, karena mata kanan masih dapat melihat meski agak kabur.

Wajah Novel Baswedan sebelumnya disiram air keras seusai menunaikan shalat subuh berjemaah di Masjid Al Ikhsan, Jalan Deposito RT 003 RW 010, Kelapa Gading, Jakarta Utara, 11 April 2017.

Luka parah pada kedua mata Novel akibat siraman air keras ternyata tidak cukup ditangani di Indonesia. Pada 12 April 2017, dokter merujuk agar Novel mendapatkan perawatan mata di Singapura.

Pada 17 Agustus 2017, Novel menjalani operasi pertama di Singapura. Kemudian pada 23 Maret 2018, sudah dikerjakan operasi tahap dua bagi mata Novel Baswedan.

Hingga ketika ini, masalah penyiraman air keras terhadap Novel belum juga menemukan titik terang. Polisi juga belum juga memutuskan satu tersangka dalam perkara ini.

TV Ia ditemani oleh istri, anak, dan rekannya bagi menjalani operasi pada jumat mendatang.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://nasional.kompas.com

Post Author: admin