KPU Prihatin Lembaga Pemantau Pilkada Masih Minim

Semarang – Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan mengaku prihatin dengan masih minimnya jumlah lembaga pemantau yg terlibat pada penyelenggaraan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2018 di Provinsi Jawa Tengah.

“Tentu keadaan ini memprihatinkan karena tak ada partisipasi segera dari masyarakat dalam pemantauan pesta demokrasi tersebut,” katanya pada Sosialisasi Pemantau Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2018 yg berlangsung di Kantor KPU Provinsi Jawa Tengah, Jumat.

Ia mengungkapkan, sejak pilkada serentak pada 2015 dan 2017 tak ada lembaga pemantau yg mendaftar secara resmi ke KPU Provinsi Jawa Tengah.

Mantan komisioner KPU Provinsi Jateng itu berharap ada lembaga pemantau yg mendaftar di KPU pada dalam gelaran Pemilihan Umum Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah pada 2018.

Ia memperkirakan, minimnya keterlibatan lembaga pemantau tersebut karena besarnya biaya yg dikeluarkan karena ada ketentuan yg mengharuskan ada sumber dana yg jelas, serta kemandirian anggaran.

“Mungkin itu yg menyulitkan lembaga pemantau sehingga mereka enggan terlibat memantau pilkada,” ujarnya.

Ia menyebutkan syarat buat menjadi lembaga pemantau adalah bersikap independen, sumber dana jelas, struktur jelas, dan petugas pemantau yg juga jelas.

Selain itu, ia menyatakan, lembaga pemantau pilkada juga harus mendapat akreditasi dari KPU sesuai tingkatan wilayah kerjanya.

“Untuk pilgub ya harus KPU provinsi, seandainya pilkada kabupaten atau kota, cukup KPU di daerah tersebut,” katanya.

Wahyu tak memasang target jumlah lembaga pemantau yg terlibat di Pilgub Jateng 2018, tetapi dirinya mendorong ada organisasi yg berpartisipasi.

“Kita telah membuka pengumuman terkait lembaga pemantau tersebut, tetapi sampai ketika ini belum ada yg berkomunikasi dengan KPU,” ujarnya.

KPU Pusat di Jakarta juga mulai selalu melakukan sosialisasi mengenai pentingnya lembaga pemantau agar tercipta pemilu yg berkualitas, demikian Wahyu Setiawan.

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin