Pemuda Muhammadiyah Aceh Kecam Pembakaran Masjid

Jakarta – Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Aceh Munawar Syah mengecam pembakaran balai pengajian dan tiang awal pembangunan masjid punya ormas Islam tersebut di Aceh.

“Kami atas nama Pemuda Muhammadiyah se-Aceh mengecam keras peristiwa pembakaran areal tapak masjid dan balai di lokasi pembangunan Masjid Taqwa Muhammadiyah Samalanga,” kata Munawar lewat informasi tertulisnya yg diterima di Jakarta, Rabu.

Dia menyampaikan Muhammadiyah meminta pihak kepolisian mengusut dan menindak para pelanggar hukum tersebut. “Hukum harus ditegakkan terkait dengan tindakan intimidasi tersebut,” tegas dia.

Munawar juga meminta Pemerintah Kabupaten Bireun dan Majelis Permusyawaratan Ulama buat turut memperkuat tali persaudaraan sesama umat Islam dan memfasilitasi penyelesaian masalah secara bermartabat sesuai dengan kaidah hukum dan ukhuwah Islamiyah.

Berdasarkan keterangan dari Pengurus Cabang Muhammadiyah Samalanga, kata dia, pada Selasa (17/10) pagi warga dan pengurus Muhammadiyah bergotong royong membangun tiang-tiang Masjid Taqwa Samalanga yg berlokasi di Gampong Sangso. Dalam proses pengecoran itu dihadiri Kapolsek, Koramil dan Camat Samalanga.

Usai pengecoran tiang-tiang masjid merupakan setelah waktu shalat Isya terjadi pembakaran areal tapak masjid dan balai pengajian yg berada di lokasi pembangunan Masjid Taqwa Muhammadiyah Samalanga.

Menurut dia, para pelaku pembakaran adalah orang-orang intoleran dan mengalami krisis akhlak. Peristiwa tersebut sangat memalukan dan merusak ukhuwah sesama umat Islam.

“Sungguh tega mereka merusak dan membakar tiang-tiang masjid rumah Allah dan balai pengajian saudara Muslimnya,” kata dia.

Sementara itu, dia mengimbau Angkatan Muda Muhammadiyah dan anggota warga Muhammadiyah Bireun buat tetap bersabar, tenang dan terus mengedepankan penyelesaian secara beradab dan bermartabat.

“Kita sangat tak sepakat dengan perilaku intoleran, kami juga tak mampu membiarkan kesewenang-wenangan ini, tapi kalian tetap bisa santun menyelesaikan dengan mengedepankan hukum dan ukhuwah,” kata dia.

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin