Penganiaya Guru Madrasah Diamankan

Cirebon – Kepolisian Resor Kota Cirebon, Jawa Barat mengamankan seorang tersangka penganiayaan terhadap guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) Syekh Magelung Sakti, sehingga mengakibatkan korban mengalami luka.

“Kasusnya masih dikerjakan penyelidikan lebih lanjut dan tersangka berinisial WN dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan,” kata Kasat Reskrim Polresta Cirebon AKP Galih Wardani, di Cirebon, Rabu.

Dia menyampaikan tersangka WN itu mengakui selain menganiaya juga menodongkan airsoft gun kepada korban. Tersangka juga diketahui mengantongi izin resmi terkait kepemilikan airsoft gun tersebut.

Kini tersangka mendekam di sel tahanan Mapolresta Cirebon, namun kasusnya masih ditangani jajaran Polsek Kapetakan.

“Tersangka memang dititipkan di tahanan Polresta Cirebon, kita juga telah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan lima orang saksi lainnya,” katanya.

Kasus ini bermula adanya seorang wali murid yg memukul salah seorang guru bernama Nuhriyana, hingga guru ini mengalami luka cukup serius. Bahkan, wali murid itu pun menodongkan sepucuk senjata api beserta mengancam dan berkata kasar.

Diduga perselisihan tersebut disebabkan wali murid tak terima lantaran anaknya ditegur dan ditepuk pundaknya dengan buku. Penyebabnya, murid itu kedapatan bercanda ketika ujian dan dirasakan mengganggu temannya dalam mengerjakan soal.

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin