Perjalanan Kasus Rizieq, Penodaan Pancasila Hingga “Chat WhatsApp” Yang Berujung Dihentikan

JAKARTA, – Kepolisian akhirnya mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) terhadap perkara chat WhatsApp berkonten pornografi yg sempat menjerat pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Ini adalah perkara kedua yg dihentikan penyidik.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan, penghentian perkara tersebut berawal dari permintaan resmi dari pengacara lewat surat.

Baca juga: Polri: Kasus Rizieq Dihentikan Berdasarkan Permohonan Pengacara

Setelah permohonan SP3 dilayangkan, penyidik melakukan gelar masalah perkara ini.

Hasil gelar perkara, penyidik merasa belum cukup bukti lantaran hingga ketika ini belum ditangkap orang yg mengunggah konten pornografi tersebut.

“Ini segala kewenangan penyidik. Tapi terhadap kasus ini bisa dibuka kembali bila ditemukan bukti baru,” kata Iqbal, Minggu (17/6/2018).

Kasus ini bermula pada akhir Januari 2017. Saat itu, jagat media sosial dihebohkan dengan tersebarnya screenshot percakapan via WhatsApp berkonten pornografi yg diduga melibatkan Rizieq Shihab dan Firza Husein.

Percakapan itu pertama kali diketahui dari situs baladacintarizieq.com.

Baca juga: Mendagri: Pemerintah Tidak Ada Hubungannya dengan Kasus Rizieq

Beredarnya percakapan berkonten pornografi tersebut membuat polisi melakukan penyelidikan.

Rizieq beberapa kali mangkir dari panggilan penyidik, hingga akhirnya ia pergi ke Arab Saudi dengan dalih ingin beribadah dan studi.

Rizieq kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Bahkan, Rizieq masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan berstatus buron.

Para tokoh nasional sempat menemui Rizieq di Arab Saudi. Hingga ketika ini, ia belum kembali ke Indonesia.

Memohon rekonsiliasi

Pada Mei 2017, Rizieq sempat mengajukan upaya rekonsiliasi kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto.

Permohonan itu juga disampaikan kepada Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Baca juga: Ingin Rekonsiliasi, Rizieq Disebut Temui Hasto hingga Wiranto

Upaya rekonsiliasi diajukan karena Rizieq merasa dirinya dikriminalisasi lantaran Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kalah pada Pilkada DKI Jakarta.

Rizieq juga pernah melayangkan surat permohonan penghentian penyidikan atas kasusnya.

Surat tersebut dikirimkan Rizieq melalui pengacaranya, Sugito Atmo Pawiro, ke Polda Metro Jaya.

Bertemu Jokowi

Para ulama alumni 212 sempat bertemu Presiden Joko Widodo pada April 2018 lalu.

Dalam meeting di Istana Bogor, salah satu hal yg disampaikan persaudaraan alumni 212 adalah menghentikan proses hukum terhadap apa yg disebut sebagai kriminalisasi.

Salah satunya, seperti yg dialami Rizieq Shihab.

Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi Saptopribowo membenarkan adanya permintaan dari alumni 212 kepada Presiden Jokowi buat menghentikan masalah hukum Rizieq.

“Intinya, minta kepada Presiden bagi dikerjakan SP3. Dihentikan proses penyelidikan dan penyidikan,” ujar Johan ketika dikonfirmasi pada 27 April 2018 lalu.

Baca juga: Presiden Jokowi Tolak Permintaan Alumni 212 buat Intervensi Kasus Rizieq

Meski demikian, menurut Johan, Presiden menolak permintaan Alumni 212 tersebut. Sebab, Presiden tak mampu mengintervensi proses hukum yg sedang berjalan di kepolisian.

Penodaan Pancasila

Kasus chat WhatsApp itu bukan satu-satunya masalah hukum yg melibatkan Rizieq. Dia juga pernah ditetapkan sebagai tersangka masalah dugaan penistaan Pancasila.

Sukmawati Soekarnoputri melaporkan Rizieq atas dugaan pelecehan Pancasila dan Bung Karno.

Baca juga: Alasan Polisi Hentikan Kasus Penistaan Pancasila oleh Rizieq Shihab

Dia menilai, ceramah Rizieq yg diduga terjadi di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Jawa Barat, sudah melecehkan Pancasila dan Bung Karno yg merumuskannya.

Ceramah itu terekam dalam video yg telah beredar dua tahun lalu. Sukmawati melaporkan Rizieq di Bareskrim Polri.

Penanganannya kemudian dilimpahkan ke Polda Jawa Barat.

Namun, pada 4 Mei 2018, Polda Jawa Barat menyatakan bahwa perkara penistaan Pancasila dan pencemaran nama baik Soekarno oleh Rizieq diberhentikan. Polisi sudah mengeluarkan SP3 sejak akhir Februari 2018.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://nasional.kompas.com

Post Author: admin