Pesan Menkumham Untuk Para Pembimbing Kemasyarakatan

JAKARTA, – Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly mengatakan, Pembimbing Kemasyarakatan (PK) memiliki peran utama dalam Sistem Tata Peradilan Pidana Terpadu (STPT) di Indonesia.

Hal itu disampaikannya ketika memberikan pengarahan kepada segala pembimbing kemasyarakatan di Gedung Kemenkumham, Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Yasonna menekankan, pembimbing kemasyarakatan tak bisa disepelekan karena memiliki kedudukan utama dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Balai Pemasyarakatan (Bapas).

Baca juga : Yasonna: Kami Jadi Tumbal soal 50 Persen Jaringan Narkoba di Lapas

“Pembimbing Kemasyarakatan mampu menjadi ujung tombak di kemasyarakatan yg memiliki peran strategis,” kata Yasonna.

Ia mengingatkan, pemasyarakatan menjadi penegakan dalam prinsip restorative justice. PK juga turut berperan buat mengatasi over crowded di Lembaga Pemasyarakatan.

“Pengembangan sumber daya manusia untuk PK sangat utama buat keberlangsungan pemasyarakatan ke depannya. Saya harap kegiatan seperti ini mulai selalu berlanjut agar pengetahuan yg dimiliki oleh PK selalu bertambah dan berkembang,” kata dia.

Baca juga : Demi Integritas, Menkumham Minta Petugas Lapas Mengubah Mental

Secara terpisah, Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yg juga Ketua Umum Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO), Sri Puguh Budi Utami, mengungkapkan, pembimbing kemasyarakatan harus selalu berbenah diri, sehingga mampu melakukan tugasnya sebagai pembimbing pelanggar hukum.

Dalam acara tersebut juga dikerjakan pengukuhan kepengurusan pusat IPKEMINDO Periode 2018-2020 oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

TV Badan Narkotika Nasional mulai membuat penjara dengan keamanan maksimum.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://nasional.kompas.com

Post Author: admin