Petugas BNN Di Sampang Lepaskan Terduga Bandar Karena Dikepung Massa

Sampang – Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) dikepung massa di Sokobenah Sampang, Jawa Timur, Selasa, ketika hendak menangkap terduga bandar narkoba di wilayah itu.

“Kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 06.00 WIB,” ujar Wakapolres Sampang Kompol Suhartono.

Ia menuturkan petugas BNN yg mengendarai mobil dikepung warga ketika hendak menangkap terduga bandar narkoba di Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Sampang.

Massa juga mengancam mulai membakar mobil petugas apabila warga desa yg digelandang ke dalam mobil itu tak dilepas. Akibatnya, petugas BNN gagal membawa warga yg diduga menjadi bandar narkoba tersebut.

Menurut Wakapolres, warga Sokobanah terduga bandar narkoba yg ditangkap itu berinisial U. Ia yaitu warga setempat dan diduga menjadi bandar narkoba yg selama ini mengedarkan barang haram itu di wilayah utara Sampang.

Jumlah massa yg mengepung sekitar 500 orang, sebagian membawa senjata tajam, bahkan ada yg membawa bensin.

“Maka demi keamanan terduga bandar narkoba berinisial U itu akhirnya dilepas dan para petugas mengamankan diri ke Mapolsek Sokobanah, Sampang,” katanya.

Penggerebekan terduga bandar narkoba berinisial U itu dikerjakan petugas gabungan dari BNN Pusat bersama sejumlah petugas dari Mapolda Jatim.

Lokasi penggerebekan di sebuah rumah warga di Kampung Lebak, Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Saat penggerebekan itu, BNN membawa sebanyak 30 personel dari Mapolda Jatim dan dipimpin segera oleh perwira tinggi, yakni Irjen Pol Iriyanto.

Menurut keterangan warga setempat, warga melakukan perlawanan karena ketika penggerebekan itu tak ditemukan barang bukti macam narkoba di lokasi tempat kejadian perkara. Namun, versi petugas, polisi menemukan barang bukti sehingga petugas menetapkan bagi menggelandang yg bersangkutan.

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin