Polda Metro Amankan 14 Pendemo Di Istana

Jakarta – Polda Metro Jaya mengamankan 14 mahasiswa yg berunjuk rasa berakhir rusuh di depan Istana Kepresidenan Jakarta Pusat pada Jumat (20/10) malam.

“Ada 14 (pendemo) yg diamankan dibawa ke Polda Metro Jaya,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta Sabtu.

Argo menyampaikan penyidik masih memeriksa 14 orang yg diamankan itu dengan batas waktu 1×24 jam guna memastikan status hukummya.

“Kita tunggu saja penyidik masih bekerja dan mengumpulkan barang bukti,” tutur Argo.

Argo membantah petugas memprovokasi pendemo dengan cara memukul dan menjambak sehingga terjadi keributan.

Menurut Argo, aparat kepolisian sudah mengupayakan berbagai cara dan persuasif mengimbau pendemo mengatakan aspirasi sesuai undang-undang yg berlaku.

Bahkan petugas memberikan kesempatan kepada pengunjuk rasa berdemo sejak pukul 11.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB padahal sesuai aturan batas demo pada pukul 18.00 WIB.

Lantaran tak menuruti imbauan petugas, para pengunjuk rasa dibubarkan secara paksa namun beberapa pendemo melakukan perlawanan dan pengrusakan fasilitas umum.

Akhirnya, petugas mengamankan 14 pendemo yg diduga terlibat pengrusakan dan melawan aparat.

Berdasarkan informasi, mahasiswa yg diamankan di Polda Metro Jaya yakni M Yogi Ali Khaedar, Ardi Sutrisbi, Aditya Putra Gumesa, Gustriana, Taufik, Muhammad Wadik, Susilo, Muhammad Yahya Sifahudin, Rifki Abdul Jabar, Ramdani, M Golbi Darwis, Fauzan Arindra, Handriyan Prawitra dan Insan Munawar.

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin