Politisi PKS Tamsil Linrung Diperiksa KPK Terkait Kasus E-KTP

JAKARTA, – Komisi Pemberantasan Korupsi mengagendakan pemeriksaan terhadap anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Tamsil Linrung terkait perkara e-KTP.

Tamsil mulai diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi bagi Markus Nari, anggota Dewan Perwakilan Rakyat yg menjadi tersangka perkara tersebut.

“Yang bersangkutan mulai diperiksa sebagai saksi buat MN,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, ketika dikonfirmasi, Jumat (12/1/2018).

Dalam masalah ini, Markus diduga berperan memuluskan pembahasan dan penambahan anggaran e-KTP.

Baca juga: KPK Akan Panggil Ulang Agun Gunandjar, Tamsil Linrung, dan Djamal Aziz

“Tersangka MN diduga berperan dalam memuluskan pembahasan dan penambahan anggaran proyek e-KTP di DPR,” kata Febri, dalam jumpa pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (19/7/2017).

Sebagaimana terungkap dalam persidangan, lanjut Febri, Markus diduga memperkaya sejumlah korporasi yg terkait dalam pelaksanaan proyek e-KTP.

Saat itu, tengah dikerjakan proses pembahasan anggaran buat perpanjangan proyek e-KTP sekitar Rp 1,4 triliun.

Markus diduga meminta uang kepada Irman, pejabat Kemendagri yg sekarang telah berstatus terdakwa di masalah e-KTP. Markus diduga meminta uang kepada Irman sebanyak Rp 5 miliar.

Baca juga: Usut Kasus Markus Nari, Apa yg Digali Penyidik dari Yorrys Raweyai?

Sebagai realisasi permintaan tersebut, Markus diduga sudah menerima sekitar Rp 4 miliar.

“Diduga sudah terjadi penyerahan uang sekitar Rp 4 miliar kepada tersangka MN,” ujar Febri.

Markus Nari sebelumnya juga berstatus tersangka dalam kasus menghalangi dan merintangi proses hukum perkara korupsi e-KTP.

TV Marzuki Alie diperiksa sebagai saksi buat tersangka Anang Sugiana Sudiharjo.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://nasional.kompas.com

Post Author: admin