Polres Minahasa Tindak 105 Pelanggar Lalu Lintas

Tondano – Kasatlantas Polres Minahasa, Sulawesi Utara, AKP Ruddy Repi menyampaikan hingga hari ketiga pelaksanaan operasi Zebra Samrat 2017 di wilayah Polres Minahasa menindak 105 pelanggaran dahulu lintas.

“Pelanggar dahulu lintas didominasi pengendara roda dua berusia 19-40 tahun dengan macam pelanggaran tak memakai helm, tak lengkap surat kendaraan, tidak miliki kaca spion dan pelanggaran lainnya,” kata Kapolres Ruddy di Tondano, Sabtu.

Tindakan yg diberikan kepada pelanggar dulu lintas yg sebagian besar pegawai swasta tersebut berupa teguran kepada 96 pengendara.

Dia berharap setelah diadakannya operasi Zebra tahun 2017 ini bukan cuma dapat meminimalisasi pelanggaran dahulu lintas, tapi juga mengurangi tingkat kecelakaan dulu lintas apalagi yg sampai menyebabkan pengendara luka berat atau meninggal dunia.

“Jika seluruh pengendara sadar mulai pentingnya memperhatikan keselamatan berlalu lintas dimulai dari kelengkapan kendaraan, cara berkendara, maka mampu dipastikan angka pelanggaran lalulintas dan tingkat kecelakaan menurun,” kata Rudy.

Ruddy menyampaikan, operasi Zebra terpusat ini diadakan agar masyarakat pengguna jalan umum menaati aturan dulu lintas, kemudian masyarakat menghindari sikap melawan petugas, karena ini skala nasional bukan lokal.

“Moto kalian adalah “Anda taat dan disiplin aturan lalin kita salut, namun anda melanggar kalian tindak dengan tegas namun santun”.

“Jadi sangat diharapkan para pengendara tak mencari-cari persoalan karena tak lengkapnya kendaraan. Lebih baik seandainya tak lengkap harap secepatnya dilengkapi. Karena operasi Zebra ini terpusat, jadi siapapun dia pasti mulai ditindak,” ujarnya.

Semua barang bukti, katanya telah diamankan di Mapolres, untuk masyarakat yg mulai mengambil kendaraannya harap berhubungan segera dengan pengadilan atau tiba ke Polres Minahasa seandainya ada yg mulai menyelesaikan semisal pembuatan SIM atau STNK.

Adapun sasaran operasi Zebra ini kendaraan keadaan baik dengan memiliki kelengkapan berupa kaca spion, TNKB/plat nomor polisi sesuai spektek/cetakan Polri, melengkapi surat-surat seperti surat izin mengemudi (SIM) dan STNK, pengunaan helm standar nasional indonesia (SNI), menghidupkan lampu penting baik siang maupun malam hari.

“Kepada masyarakat yg hendak keluar dengan kendaraan sedapat mungkin memeriksa kelengkapan surat,” tuturnya.

(T.KR-MDY/G004)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin