PTS Di Jakarta Deklarasi Antiradikalisme

Jakarta – Ratusan perguruan tinggi swasta (PTS) yg tergabung dalam Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah III melakukan deklarasi antiradikalisme di Jakarta, Selasa.

Deklarasi antiradikalisme tersebut turut dihadiri Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir.

“Deklarasi ini yaitu program yg dikerjakan pemerintah buat memelihara kebangsaan,” ujar Nasir.

Mantan Rektor Terpilih Universitas Diponegoro itu menambahkan perguruan tinggi haruslah menjadi lembaga yg meneladani masyarakat. Perguruan tinggi juga perlu mendukung sepenuhnya kegiatan positif dalam kerukunan hidup bermasyarakat, cinta Tanah Air, wawasan kebangsaan dan kemandirian.

Dalam kesempatan itu, Menristekdikti juga berharap agar perguruan tinggi sanggup menjawab kebutuhan pasar.

“Misalnya kalau di program studi hukum, kami belum ada hukum tata negara, hukum laut dan lain-lain. Maka kalau perjanjian laut, kalian kalah terus. Selama ini, kalian tak melihat perubahan negeri yg begitu cepat”.

Ketua Kopertis III, Illah Sailah, mengharapkan deklarasi ini tak sekadar retorika atau seremoni belaka, namun diterapkan di setiap perguruan tinggi.

“Mudah-mudahan bukan sekedar retorika dan seremoni. Tapi bahu-membahu. Mari kalian bebaskan kotak-kotak. Kita Indonesia, perguruan tinggi harus menjadi etalase Indonesia. Tidak boleh lagi ada konflik, yayasan dan pengelola,” harap Illah.

Illah menyampaikan perguruan tinggi di bawah Kopertis III sangat mendukung antiradikalisme dengan cara perbaikan kurikulum, pembimbingan kepada mahasiswa maupun perbaikan dalam manajemen perguruan tinggi.

“Perguruan tinggi harus menjadi lembaga yg meneladani masyarakat, harus menjadi menara air bukan menara gading,” cetus Illah.

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin