Ratusan Kios Di Jalur Puncak-Cianjur Akan Dibongkar

Cianjur – Pemkab Cianjur, Jawa Barat, mulai membongkar ratusan kios di sepanjang Jalur Cianjur-Puncak karena keberadaanya melanggar peraturan dan sebagai upaya penertiban sebelum dikerjakan pelebaran jalan oleh pemerintah pusat.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan, penertiban tersebut dikerjakan bagi memperindah dan menghilangkan kesan kumuh dan liar dengan keberadaan kios di sepanjang jalur tersebut.

“Pemberitahuan dan peringatan telah dilayangkan sejak jauh hari, kalau ada yg membandel mulai ditindak tegas. Selama ini keberadaan kios tersebut tak berizin. Kalau ada yg berdalih membayar sejumlah uang pada pejabat, itu tak benar,” katanya.

Pemkab Cianjur, menantang pedagang yg mampu memperlihatkan bukti adanya oknum yg mengatasnamakan pemkab dan memperbolehkan membangun kios di area terlarang, maka mulai langsung ditindaklanjuti.

“Kalau ada bukti atas keterlibatan oknum pejabat di lingkungan manapun, mulai langsung kami tindak tegas karena selama ini tak ada izin mendirikan bangunan di sepanjang jalan tersebut,” katanya.

Sementara puluhan pemilik kios di sepanjang Jalur Cianjur-Puncak, mengatakan, selama ini mereka berjualan atas izin dari pejabat di dinas terkait yg memungut biaya hingga Rp4 juta dan retribusi sebesar Rp150 ribu setiap bulannya.

“Rata-rata telah tahunan yg membuka usaha di pinggir jalan ini. Kami membayar sejumlah uang, terakhir kita membayar retribusi Rp150 ribu pada bulan Desember dan uang pemutihan tempat Rp500 ribu,” kata Ijang (56) pemilik kios di Jalan Raya Cugenang.

Dia menjelaskan, setelah sembilan tahun berjualan di pinggir jalan itu, ketenangan mereka berjualan terganggu dengan surat peringatan dari Satpol PP Cianjur yg mulai membongkar segera kios yg masih membandel seandainya surat peringatan pertama, kedua dan ketiga tak diindahkan.

“Kalau memang harus ditutup harapan kita ada relokasi dari pemerintah daerah karena selama ini kalian membayar sejumlah uang termasuk retribusi. Untuk ketika ini kalian memundurkan lokasi kios agak ke belakang dengan harapan tak menganggu sempadan jalan,” katanya.

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin