Seorang WNI Ditangkap Di Filipina Karena Diduga Ikut ISIS

Jakarta – Seorang warga negara Indonesia (WNI) bernama Ilham Syaputra ditahan di Manila, Filipina, karena diduga bergabung dengan militan ISIS di Marawi.

Kedutaan Besar RI di Filipina sudah menerima pemberitahuan konsuler dari otoritas Filipina mengenai penangkapan Ilham Syahputra.

“KBRI sudah menerima notifikasi konsuler dari otoritas Filipina terkait ditangkapnya Ilham Syahputra. Notifikasi diterima pada Jumat 3 November 2017,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir dalam pesan singkat yg diterima di Jakarta, Senin.

Arrmanatha menyampaikan pada Jumat sore (3/11) Wakil Duta Besar RI di Filipina dan Atase Polisi sudah mendapat akses kekonsuleran dan melakukan wawancara buat menentukan status kewarganegaraan Ilham.

“Dari hasil interview sementara yg bersangkutan mengatakan berasal dari Medan dan mengatakan beberapa nama keluarga dan teman di Medan,” ujar dia.

Namun, Arrmanatha mengatakan, proses verifikasi lebih lanjut mengenai kewarganegaraan Ilham masih mulai dikerjakan oleh KBRI di Manila.

Ilham ditangkap ketika coba melarikan diri dari Kota Marawi pada Rabu (1/11). Dia berusaha melintasi Danau Lanao sekitar pukul 07.00 pagi waktu setempat.

Sumber militer Filipina menyampaikan pria 23 tahun bernama Muhammad Ilham Syahputra, yg diduga WNI yg menjadi militan ISIS di Marawi, itu fasih berbicara dalam bahasa Tagalog dan membawa sebuah granat. Dia berusaha menyamar sebagai seorang perwira intelijen militer.

Kepala Kepolisian Daerah John Guyguyon menyampaikan Ilham mengaku ikut dalam operasi ISIS, termasuk pertempuran dengan pasukan pemerintah di Piagapo, Lanao del Sur pada April lalu, sekitar sebulan sebelum pengepungan Marawi dimulai pada 23 Mei.

Editor: Maryati

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin