Tim Saber Cirebon OTT Pelaku Pungli

Cirebon – Tim Saber Pungli Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap dugaan pungli pelayanan penerbitan sertifikat tanah dalam program Prona di Desa Cipanas dengan barang bukti uang Rp15,4 juta.

“Tim UPP Saber Pungli Pokja Penindakan bersama Polsek Dukupuntang dan Satreskrim Polres Cirebon sudah mengamankan dua orang, karena sudah melakukan pungutan uang dari para pemohon program Prona tahun 2017,” kata Kapolres Cirebon AKBP Risto Samodra di Cirebon, Rabu.

Kedua orang tersebut merupakan berinisial SN seorang PNS oknum kepala sekolah dan AR yg yaitu ketua RW, diungkapnya praktik Pungutan Liar (Pungli) di wilayah Desa Cipanas, Kecamatan Dupuntang, Kabupaten Cirebon itu, bermula adanya laporan dari masyarakat.

Dimana mereka merasa keberatan dimintai biaya pengurusan Sertifikat Tanah melalui Program Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) dengan dana yg cukup tinggi.

Risto menyampaikan pihaknya berhasil mengamankan barang bukti, berupa uang tunai sebesar Rp15,4 juta rupiah, dua unit Hp, satu pak kuitansi, kalkulator dan beberapa berkas, terkait pengurusan sertifikat tanah yg melalui Program Prona, secara massal.

“Uang yg kalian sita ini diduga hasil dari pungutan liar terhadap para korban, karena menurut info yg kita terima, korban mencapai 35 orang,” tuturnya.

Sementara Kapolsek Dukupuntang AKP Didi Wahyudi, menyampaikan modus dari para pelaku merupakan penyalahgunaan Pengadaan Program Prona di Desa Cipanas dengan mengkordinir warga sekitar buat pembuatan sertifikat tanah.

“Seharusnya secara gratis, namun para pelaku melakukan pungutan terhadap para pemohon pengurusan sertifikat tanah, kalau yg mempunyai SPPT, dipungut sebesar Rp800 ribu, buat satu pemohon, seandainya yg memiliki buku Akte Jual Beli (AJB) dikenakan biaya sebesar Rp600 ribu,” katanya.

(T.KR-KHR/R010)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin