Tukang Bangunan Pengedar Sabu-sabu Ditangkap Polisi

Muara Teweh (ANTARA News)- Kepolisian Resor Barito Utara, Kalimantan Tengah, menangkap seorang tukang bangunan kayu Amat Jaelani (26) warga Jalan Kenang RT 32 Muara Teweh yg diduga sebagai pengedar narkoba macam sabu-sabu.

“Tersangka diamankan beserta sejumlah barang bukti sebanyak 14 paket kecil sabu-sabu yg ditemukan ketika berada di barak punya orang tuanya,” kata Kasat Narkoba Polres Barito Utara (Barut) AKP Tugiyo di Muara Teweh, Kamis.

Amat ditangkap polisi di sebuah barak punya orang tuanya di Jalan Pelajar Gang Barito Putra Muara Teweh pada Rabu (25/10) malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Saat itu polisi menerima keterangan bahwa pelaku sedang berada di barak yg yaitu tempat pelaku melakukan transaksi narkoba, saat digeledah polisi menemukan sabu pada gorden yg terbuat dari kain sarung motif kotak-kotak ditemukan satu kantong kain warna hitam yg tergantung dengan tusukan jarum pentul.

Dalam kantong tersebut berisi 14 paket kecil sabu seberat 3,32 gram bruto serta satu buah sendok takar, kemudian tersangka dan barang bukti dibawa ke Satresnarkoba Polres Barito Utara guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

“Saat ditangkap memang cuma pelaku yg ada ditempat kejadian, sedangkan adiknya berinisial N juga diduga sebagai pengedar tak berada di tempat dan pencarian telah dikerjakan di sejumlah tempat namun tak ada, sehingga adiknya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” katanya.

Selain itu juga diamankan dua lembar plastik klip tempat paket sabu, satu lembar gorden dari kain sarung motif kotak-kotak, satu kantong kain kecil warna hitam, satu buah HP dan seperangkat alat hisap sabu.

Tugiyo menyampaikan Amat dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) jontu 112 (1) dan pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman di minimal empat tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

“Kami mulai selalu mengembangkan masalah ini hingga para pelaku pengedar dan bandar lainnya dapat tertangkap,” katanya.

Editor: Ida Nurcahyani

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin