Usai Diperiksa, Eks Jurnalis BBC Yang Dilaporkan Romahurmuziy Tak Ditahan

JAKARTA, – Penyidik Bareskrim Polri tak menahan mantan jurnalis BBC Asyari Usman usai diperiksa di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (9/2/2018) malam. Asyari dijemput paksa oleh penyidik pada Kamis (8/2/2018) malam.

“Asyari tak ditahan dan diperbolehkan meninggalkan Bareskrim,” ujar Ketua Dewan Pembina Tim Pengacara Muslim Pusat Mahendradatta kepada .

Asyari diperiksa sebagai tersangka dalam kasua dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terhadap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy alias Romi.

Mahendradatta sebelumnya menyatakan bahwa Asyari dibawa polisi tanpa adanya panggilan pemeriksaan. Asyari pun tidak tahu dirinya dilaporkan ke polisi dan telah jadi tersangka.

Baca juga : Ditangkap dan Diperiksa sebagai Tersangka, Eks Jurnalis BBC Tak Tahu Dilaporkan Romahurmuziy

Meski begitu, kata Mahendradatta, pihaknya belum mempertimbangkan bagi mengajukan praperadilan.

“Karena pihak Polri dan tersangka juga saling kooperatif. Polisi mau mendengarkan pertimbangan kita,” kata dia.

Mahendradatta berharap masalah Asyari bisa diselesaikan secara baik-baik tanpa menimbulkan kegaduhan. Ia pun menghindari agar isu tidak menjadi liar.

Menurut Asyari, kata Mahendradatta, ia didatangi petugas Bareskrim pada Kamis malam buat diperiksa keesokan harinya. Asyari tak tahu bahwa dia dilaporkan oleh Romi.

Baca juga : Dicopot karena Tolak Usung Djarot-Sihar, Ini Kata Ketua PPP Sumut

Akhirnya upaya jemput paksa dilakukan. Padahal, sebelumnya sekalipun Asyari belum pernah diperiksa.

Sebelumnya, Kasubdit II Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Pol Asep Safrudin menyebut Asyari dianggap mencemarkan nama baik melalui tulisan yg diunggah di salah satu media online.

Ansyari menulis di media teropongsenayan.com berjudul “Dukung Djarot-Sitorus: Ketum PPP Menjadi ‘Politisex Vendor'”.

Dalam tulisan itu, Ansyari menyebut Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy atau Romi sebagai sosok diktaktor dan oportunis karena mengusung pasangan Djarot dan Sihar Sitorus dalam Pilkada Sumatera Utara.

Baca juga : Disindir sebagai Barang Impor di Pilkada Sumut, Djarot Senyum

“Ketua Umum PPP kini menjadi langganan “Om-om Politik” yg menjanjikan macam-macam kepada Dik Romi,” demikian bunyi salah satu kalimat yg ditulis Ansyari.

Asep mengatakan, penyidik belum menentukan status Ansyari ketika ini.

“Kita sedang melakukan pemeriksaan,” kata Asep.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://nasional.kompas.com

Post Author: admin