Demi Efisiensi, Tim Putri Gresik Petrokimia Gunakan Pelatih Lokal

GRESIK, – Ada yg berbeda ketika melihat komposisi tim putri Gresik Petrokimia menghadapi turnamen bola voli Proliga 2018, dibanding edisi sebelumnya.Mereka cuma memakai tenaga pelatih lokal dalam membesut Bunga Mitasari dan kawan-kawan.

Sebelumnya, tim putri Gresik Petrokimia kerap memakai jasa pelatih asing. Pada Proliga 2017 misalnya, tim putri Gresik Petrokimia memilih bagi mempekerjakan Li Huanning yang berasal China sebagai pelatih kepala.

“Pengurus memang sepakat, bagi melakukan efisiensi. Daripada memakai pelatih asing yg kontraknya tak murah, lebih baik memakai pelatih lokal saja,” ucap Manajer Sasono Handito, Sabtu (13/1/2018)

“Dengan begitu, alokasi dana mampu digunakan bagi mencari pemain dengan kualitas bagus, utamanya pemain asing,” ujarnya melanjutkan.

Pelatih lokal tersebut adalah, M. Hanafiah atau akrab disapa Hanafi. Ia memang termasuk sosok lawas di tubuh tim putri Gresik Petrokimia karena pada pada Proliga 2017 dahulu menjabat sebagai asisten Li Huanning.

“Kualitas pelatih sekarang tidak kalah bagus kok. Sebelumnya, dia telah menjadi asisten Li Huanning di Proliga kemarin,” kata Sasono. 

“Kami juga berpendapat, apa gunanya pelatih bagus kalau tak ditunjang oleh pemain bagus, sebab yg bermain di lapangan ketika pertandingan itu kan pemain bukan pelatih,” ucap dia.

Dalam menjalankan tugasnya sebagai pelatih kepala tim putri Gresik Petrokimia, Hanafi tak sendiri. Dia mulai dibantu oleh dua asisten.

Mereka adalah, Firmansyah dan Wenny Evitasari. Sosok pertama disebut bertugas sebagai analisa, sedangkan Wenny yaitu pendatang baru di dunia kepelatihan voli meskipun sebelumnya adalah pevoli semasa masih aktif bermain.

“Saya telah lama di sini (tim putri Gresik Petrokimia), jadi sedikit-banyak tahu apa yg ada dalam tim ini dan apa yg harus dibenahi,” ujar Hanafi. 

“Saya sendiri telah bersiap menerima amanah ini, dan aku bersama para asisten mulai berusaha sekuat tenaga, bagi dapat membawa tim ini berprestasi di Proliga musim ini,” tutur Hanafi.

Guna bersaing di Proliga kali ini, tim putri Gresik Petrokimia bakal diperkuat 15 pemain. Dengan rincian, dua pemain asing dalam diri Veronica Angeloni yang berasal Italia (open spiker) dan Yeliz Basa dari Turki (all round).

Sisanya yaitu pemain lokal. Mereka adalah Bunga Mitasari (quicker), Lailatul Aisyah (open spiker), Rika Dwi Latri (quicker), Ria Maya (libero), Debby Cahya (quicker), Kemuning Dyah Ayu (tosser), Khalisa Azilia (tosser), Adinda Reykan (libero), Lutfiyatul Insiyah (all round), Mediol Setiovani (all round), Afifah (open spiker), Yolla Zulfa (quicker), dan Aisyah Putri (open spiker).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://olahraga.kompas.com

Post Author: admin