Dua Alasan PBSI Majukan Uji Asian Games

Jakarta – Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia mengklaim milik dua alasan buat memajukan penyelenggaraan kejuaraan uji mencoba Asian Games dari jadwal yg sudah ditetapkan Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC) pada Februari 2018.

“Kami telah mengajukan kepada INASGOC buat menjadikan turnamen Indonesia Masters 2018 sebagai ajang road to Asian Games. Itu adalah turnamen tingkat empat dalam kalender Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF),” kata Sekretaris Jenderal PP PSBI Achmad Budiharto selepas mengikuti Rapat Koordinasi dan Konsultasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Jakarta, Senin malam.

Indonesia Masters sebagai uji mencoba penyelenggaraan Asian Games cabang bulu tangkis mulai berlangsung di Stadion Istora Senayan, Jakarta, pada 23-28 Januari.

“Alasan pertama, kalian telah terbiasa menyelenggarakan kejuaraan internasional. Kenapa kita harus menggelar kejuaraan baru yg justru mulai menyulitkan kami,” kata Budiharto.

PBSI, menurut Budiharto, mulai menemui kesulitan bagi mengundang para pemain dari negara-negara tertentu seandainya Indonesia menggelar kejuaraan yang lain di luar agenda turnamen yg sudah ditetapkan BWF.

“Alasan kedua, kita turut menolong pemerintah bagi sedikit menghemat penyelenggaraan. Anggaran bagi kejuaraan road to Asian Games itu jauh dibawah anggaran kejuaraan uji mencoba resmi INASGOC,” katanya.

Budiharto pun menjamin panitia penyelenggara turnamen Indonesia Masters 2018 juga menjadi panitia cabang bulu tangkis pada pertandingan Asian Games.

“Kami telah mengajukan. Semoga kita mendapatkan itu,” ujar Budiharto terkait bantuan biaya penyelenggaraan kejuaraan uji mencoba mandiri Asian Games oleh INASGOC sebesar Rp2 miliar buat setiap cabang olahraga.

Atlet-atlet bulu tangkis unggulan nasional dan mancanegara lanjut Budiharto, mulai mengikuti Indonesia Masters 2018 sehingga memenuhi salah persyaratan penyelenggaraan kejuaraan uji mencoba Asian Games merupakan keikutsertaan delapan perwakilan negara Asia.

“Kalau standard pertandingan bulu tangkis internasional, sekitar 16 hingga 20 negara mulai ikut dalam kejuaraan kami. Sedangkan cabang bulu tangkis cuma diminta keikutsertaan 10 negara dalam penyelenggaraan kejuaraan uji mencoba Asian Games,” katanya.

Daya tarik yang lain Indonesia Masters adalah pemberian poin yg besar untuk para atlet bulu tangkis dunia pada pembukaan kalender turnamen 2018.

“Kami cuma mengajukan izin kepada INSAGOC. Mereka telah menyepakati itu secara lisan. Kami masih menunggu persetujuan secara tertulisnya. Tapi secara kebetulan, technical delegate dari Asia buat cabang bulu tangkis juga setuju penyelenggaraan uji mencoba dimajukan,” ujar Budiharto.

Bulu tangkis semula yaitu satu dari 10 cabang olahraga yg harus menggelar kejuaraan uji mencoba Asian Games pada Februari 2018 sesuai amanat dari OCA.

Sembilan cabang olahraga yang lain yg tetap mulai menggelar kejuaraan uji mencoba pada Februari 2018 adalah sepak bola, atletik, panahan, basket, tinju, pencak silat, taekwondo, voli indoor, dan angkat besi.

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin