Fajar/Rian Singkirkan Unggulan Empat

JAKARTA, – Jika sebelumnya para wakil tunggal membuat kejutan dengan menumbangkan unggulan, kini giliran wakil di sektor ganda. Pasangan ganda campuran Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja memulangkan wakil Hong Kong, Lee Chun hei Reginald/Chau Hoi Wah, dalam dua gim langsung  21-17, 21-10.

Bermain dengan pola no lob menjadi strategi yg diterapkan Hafiz/Gloria kala berhadapan dengan unggulan ketujuh tersebut. Dari segi rangking, Hafiz/Gloria yg kini ada di peringkat 81 dunia, masih jauh dibawah Lee/Chau yg menempati peringkat 12 dunia.

“Tadi kita bermain all out dan tanpa beban, tinggal menjaga bagaimana mampu konsisten bagi seterusnya. Dari segi permainan, kita banyak menerapkan permainan no lob,” kata Gloria kepada Badmintonindonesia.org.

“Sebelumnya aku telah pernah bertemu pasangan Hong Kong ini dan skornya cukup ketat. Jadi sekarang aku ada keyakinan bagi mampu mengalahkan mereka. Selain itu aku dan Hafiz telah akan lebih kompak dari sebelumnya,” tambah Gloria.

Hafiz/Gloria kembali ditantang unggulan pada babak perempat final yg mulai dilangsungkan besok, Jumat (19/1) di Axiata Arena, Kuala Lumpur. Pasangan yang berasal Korea yg yaitu unggulan ketiga, Seo Seung Jae/Kim Ha Na, mulai menjadi lawan Hafiz/Gloria.

“Untuk lawan besok di perempat final, kita mesti waspada dengan pemain putranya. Kami harus ingat selalu kalau dia adalah pemain kidal, pemain putrinya juga pukulannya halus, jadi harus sabar dan fokus terus,” beber Gloria.

Tak cuma di ganda campuran, wakil ganda putra pun membuat kejutan. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yg tidak diunggulkan, bisa menghentikan perlawanan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dari Jepang. Fajar/Rian mengalahkan pasangan unggulan keempat tersebut dengan permainan straight game, 21-17, 21-17.

Kalah di dua meeting sebelumnya, Fajar/Rian kali ini dapat konsisten dengan strategi yg sudah mereka rencanakan sebelum bertanding.

Kunci kemenangan kita adalah percaya dan kalian harus unggul di bola-bola depan. Melawan pasangan unggulan, kita justru tampil lepas, tanpa beban,” kata Fajar ketika dihubungi di Kuala Lumpur.

“Kami memang sengaja tak mau bermain di pola yg disukai lawan. Kami selalu memaksa lawan yg ikut pola permainan kami. Di permainan tadi, kita terus lebih dahulukan bola-bola di depan net, dari servis serta pukulan pembukaan,” jelas Rian.

Menanggapi laga perempat final kontra Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh (Thailand), Fajar/Rian mengaku optimis namun tidak ingin over confidence. Pasalnya, meskipun mengantongi dua kemenangan dari total tiga rapat sebelumnya, pada meeting terakhir di SEA Games 2017, Fajar/Rian takluk.

“Pastinya kalian ingin membalas kekalahan, kalian ingin menang. Tetapi kita tak mau terlalu over juga. Kita lihat saja di lapangan besok, intinya kalian mulai berusaha semaksimal mungkin,” kata Fajar.

Selain itu, dari sektor tunggal, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting juga mengantongi tiket perempat final. Kedua pemain pelatnas ini bakal ditantang wakil Denmark. Jonatan ditunggu unggulan pertama, Viktor Axelsen. Sedangkan Anthony mulai berhadapan dengan Hans Kristian Vittinghus.

Sayangnya sejumlah wakil harus angkat koper setelah gagal menghadang lawan-lawan di putaran kedua. Ihsan Maulana Mustofa, Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani serta dua wakil ganda putra, Berry Angriawan/Hardianto dan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf Santoso bakal langsung kembali ke Jakarta buat siap jelang Daihatsu Indonesia Masters 2018

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://olahraga.kompas.com

Post Author: admin