Greysia/Apriani Kembali Gagal Hentikan Matsutomo/Takahashi

Jakarta – Pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriani Rahayu belum mampu mengatasi pasangan nomor satu dunia yang berasal Jepang Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi di turnamen bulu tangkis Jepang Terbuka 2017 usai menderita kekalahan di Korea Terbuka belum lama ini.

Dalam pertarungan memperebutkan tiket perempat final turnamen berlevel Super Series yg dijalankan di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Rabu, Greysia/Apriani harus mengakui keunggulan pasangan Jepang itu dengan Skor 15-21, 21-12, 15-21 yg menjadi akhir perjalanan wakil Indonesia di Tokyo, demikian laman resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Kamis.

Meski masih harus kalah, Greysia/Apriani mengaku cukup puas dengan penampilannya kali ini. Sebab keduanya berhasil mengeluarkan permainan yg lebih baik dan mencuri satu kemenangan dari tiga gim yg dilakoni.

“Secara penampilan dan permainan kalian dapat lebih baik tadi. Tapi memang mereka lawan yg tak gampang dengan banyaknya pengalaman dan gelar. Tapi secara spirit dan mental kita nggak kalah,” kata Greysia dalam keterangannya.

Setelah tumbang di gim pertama, Greysia/Apriani berhasil mencuri kemenangan di gim kedua dan berhasil memaksakan terjadinya gim penentu. Kondisi lapangan yg sedikit angin, dikatakan Greysia/Apriani membuat mereka lebih yakin diri buat menyerang lawan.

“Di gim kedua karena lapangan mereka menang angin jadi lebih yakin diri bagi menyerang,” ujar Greysia.

Sayangnya kemenangan di gim kedua Greysia/Apriani tak terjadi di gim penentuan dan akhirnya mereka harus menyerah 15-21. Mereka menyebut di gim pamungkas tersebut mereka terlalu tertekan di awal laga.

“Di game ketiga secara strategi kalian telah ketekan duluan. Jadi itu yg membuat mental dan pikiran kita tak dapat keluar. Pas pindah lapangan kalian telah mampu enak lagi, tetapi memang secara pengalaman mereka lebih baik next time kita mulai mencoba untuk dapat menang,” tutur Greysia.

Adapun pada minggu dahulu di Korea Terbuka 2017, Greysia/Apriani juga dihentikan Matsutomo/Takahashi. Namun kala itu mereka bertemu di putaran perempat final dan Greysia/Apriani harus menerima kenyataan ditumbangkan dengan skor 15-21, 13-21.

Dua kali berhadapan dengan Matsutomo/Takahashi, Greysia/Apriani menyampaikan banyak mengambil pelajaran dari pertandingannya tersebut. Khususnya buat Apriani yg belum lama menjejak ke level senior.

“Secara permainan dan pengalaman tentu mereka lebih di atas, apalagi mereka juara Olimpiade. Sementara Apri belum berpengalaman seperti kak Greys. Jadi Apri banyak belajar bagi cepat merubah pola dan cepat beradptasi. Pikiran juga nggak boleh kalah,” ucap Apriani.

“Tantangan terberat tadi mungkin karena di satu sisi aku harus tetap fokus dan nggak boleh kendor, tetapi di sisi yang lain aku juga harus mampu membuat Apri mengembangkan permainannya, menemukan jati diri bermain di level atas. Tapi aku nggak boleh turun dan tetap menyemangati diri sendiri,” tutur Greysia.

Dengan kekalahan yg diderita Greysia/Apriani ini, Indonesia dipastikan tak lagi memiliki wakil ganda putri di Jepang Terbuka, karena pasangan ini yaitu satu-satunya wakil Merah Putih di Tokyo bagi nomor ini.

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin