Jelang Tarung Ulang, Alvarez Tersandung Doping

LOS ANGELES, – Petinju kelas menengah Meksiko, Saul “Canelo” Alvarez dinyatakan positif mengonsumsi zat terlarang macam clenbuterol, ketika mempersiapkan diri jelang tarung ulang menghadapi Gennady Golovkin pada 5 Mei mendatang.

Dalam pemeriksaan mandiri yg dilakukan, Alvarez terbukti mengandung zat terlarang tersebut dalam darahnya. Menurut Golden Boy Promotions, kadar kandungan clenbuterol dalam tubuh Alvarez sama dengan kandungan yg didapat pada para atlet Neksiko akibat perkara keracunan daging beberapa tahun ini.

“Jumlah kandungan serupa dengan yg kita duga didapat dalam perkara keracunan daging,” pihak Golden Boy mengutip pernyataan Daniel Eichner dari SMRTL, laboriatorium yg mendapat akreditasi dari WADA, lembaga anti doping dunia.

Golden Boy yg diketuai oleh lengenda tinju, Oscar De la Hoya,  mengaku sudah memberitahu pihak Komisi Atletik Negara Bagian Nevada dan promotor Golovkin, Tom Loeffler. “Kami menunggu keputusan dari komisi atletik Nevada.”

“Begitu tes kami dinyatakan positif, situasi pasti buruk.  Tetapi kami harus menunggu bagi mengetahui informasi. Sekarang ini, tidak ada yg berubah. Gennady tetap berlatih dan berharap pertarungan tetap terwujud. Namun kalian menyerahkan semuanya kepada komisi.”

Pertarungan pertama Golovkin dan Alvarez pada 16 September dulu berakhir seri secara kontroversial. Namun hasil satu hakim, Adalaide Byrd yg memberi angka 118-110 bagi Alvarez dianggap meragukan.

“Gannady sangat menginginkan pertarungan ini,” kata Loeffler. “Ia sudah meminta kepada Canelo (Alvarez) bagi pertarungan pertama dan juga bagi pertarungan kedua setelah terjadinya keputusan kontroversial yg merugikan dirinya.”

Pihak Golden Boy menyebut Alvarez sudah berencana memindahkan pusat latihan  dari Meksiko ke Amerika Serikat. Petinju Meksiko ini mengaku kaget dengan hasil pemeriksaan doping.  “Saya mulai memberikan senua hasil pemeriksaan  yg berkaitan dengan diri aku bagi menjelaskan situasi yg memalukan ini dan aku percaya hasilnya mulai berbeda.”

Kaus daging terkontaminasi di Meksiko disebut menjadi penyebab beberapa atlet Meksiko dinyatakan positif mengonsumsi clenbuterol. Badan anti doping dunia (WAD) memperingatkan para atket yg mengikuti Pan American Games 2011 di Guadalajara agar berhati-hati dalam mengonsumsi daging selama berlangsungnya kejuaraan.

Badan sepakbola dunia (FIFA) juga menyebut sebanyak 109 atlet sepakbola yg mengikuti Piala Dunia U-17 di Meksiko pada tahun yg sama juga dinyatakan positif mengonsumsi clebuterol. Pada ketika yg sama 5 anggota timnas sepakbola Meksiko juga dinyatakan positif.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://olahraga.kompas.com

Post Author: admin