Kejuaraan Reli Dunia Berpeluang Digelar Di Indonesia

Jakarta – Ikatan Motor Indonesia (IMI) gencar bagi membawa balapan internasional ke Indonesia dan yg cukup berpeluang digelar di Tanah Air di antaranya Kejuaraan Reli Dunia atau WRC serta Kejuaraan Dunia Drifting.

“Kami beberapa waktu dulu telah bertemu dengan promotor WRC. Mereka berpikir secara komersial dan mampu saja Indonesia segera menggelar WRC,” kata Ketua Umum IMI Sadikin Aksa di sela Rapat Koordinasi Olahraga dan Wisata IMI 2017 di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, seandainya dilihat dari peluang, kans Indonesia menjadi tuan rumah salah satu seri WRC cukup terbuka, mengingat ketika ini tak ada negara di Asia yg masuk dalam kalender kejuaraan di bawah naungan Federasi Automobil Internasional atau FIA.

Selain itu, syarat buat menjadi tuan rumah juga tak seperti lalu karena harus dipantau dari kejuaraan nasional hingga Asia Pasifik. Saat ini, persyaratan dinilai lebih longgar dan membuat peluang Indonesia menjadi tuan rumah lebih terbuka.

“Mereka (promotor) bakal bertanya ke tim pabrikan yg ikut di WRC. Apakah mereka ingin balapan di Indonesia. Bicara peluang, kans Indonesia besar,” kata pria yg akrab dipanggil Ikin itu.

WRC sebenarnya bukan hal yg baru untuk Indonesia. Pada 1996-1997, Indonesia masuk kalender balap WRC. Untuk menjadi tuan rumah ketika itu, salah satu syaratnya yg harus dipenuhi adalah pernah dan sukses menjadi tuan rumah reli nasional dan Asia Pasifik.

Selain WRC, kakak pereli internasional Subhan Aksa ini mengaku juga membidik kejuaraan balap mobil yg cukup realistis bagi didatangkan ke Indonesia merupakan Kejuaraan Dunia Drifting seperti yg baru saja digelar di Jepang, 30 September-1 Oktober.

Jika bagi roda empat membidik WRC dan kejuaraan dunia drifting, bagi roda dua Indonesia sebenarnya telah masuk kalender internasional di bawah naungan federasi sepeda motor internasional atau FIM merupakan kejuaraan dunia motocross atau MXGP 2018.

Selain itu, Indonesia juga mempunyai keinginan bagi menggelar MotoGP. Menurut Ikin, hingga ketika ini yg paling santer ingin menjadi tuan rumah adalah Sumatera Selatan. Rencananya, sirkuit bakal dibangun di komplek Jakabaring Sport City.

“Yang pasti peluang buat masuk kalender 2018 telah tertutup. Namun, peluang Indonesia tetap terbuka pada musim balap 2019. Indonesia memang menjadi prioritas penting dari FIM maupun Dorna (promotor MotoGP),” tutur pria yg juga seorang pengusaha itu.

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin