Dituding Rasis, Guardiola Dibela De Bruyne

Manchester – Yaya Toure menyebut Pep Guardiola berlaku rasis kepada pemain yang berasal Afrika. Namun, tudingan Toure disanggah Kevin De Bruyne.

Toure meninggalkan Manchester City di akhir musim 2017-18. Sejak dilatih Guardiola pada 2016, pemain kebangsaan Pantai Gading itu jarang sekali mampu kesempatan bermain. Ia cuma bermain 48 kali di seluruh kompetisi dengan sumbangan tujuh gol dan lima assists.

Baru-baru ini Toure menyebut Guardiola berlaku diskriminatif terhadapa pemain dari Afrika baik ketika Barcelona maupun City. Namun, De Bruyne meragukan tudingan mantan rekan setimnya itu yg tak ada buktinya.

“Saya tak pernah melihatnya. Akan aneh seandainya pelatih rasis dengan segala pemain-pemain berkulit hitam di tim kami,” kata pemain kebangsaan Belgia kepada BBC.

“Jadi aku tak tahu apa yg Yaya katakan atau apakah salah penulisan perkataan dia atau dilebih-lebihkan. Ketika Anda tak bermain, terus ada sesuatu yg mencoba Anda temukan.”

“Buktinya kalian menjalani musim terbaik yg pernah ada, jadi pada akhirnya pelatih telah mengambil keputusan terbaik dengan memaimkan tim yg telah bermain di banyak pertandingan. Musim ini, pelatih mungkin berpikir kalau dia (Yaya) tak berusaha cukup keras, tak cukup bugar. Saya tak pernah melihat sesuatu yg rasis di klub, sama sekali tak pernah,” ia menutup.

Angkat kaki dari Etihad Stadium, Toure membuka peluang untuk klub manapun yg bersedia menampung dan mau memberinya waktu bermain. Bahkan, ia rela digaji sangat murah.

Sumber: Guardian
Sumber: http://bola.inilah.com

Post Author: admin