Usai Lawan Arsenal Zaha Dapat Ancaman Pembunuhan

London – Wilfried Zaha mendapat pengalaman kurang mengenakan usai Crystal Palace menahan imbang Arsenal. Ia menjadi sasaran perlakuan rasis dan ancaman pembunuhan.

Palace bermain imbang 2-2 melawan Arsenal di Selhurst Park, Minggu (28/10/2018) kemarin. Meski tidak mencetak gol di laga tersebut, Zaha menjadi aktor terciptanya gol kedua Luka Milivojevic dari titik penalti yg menyelamatkan Palace dari kekalahan.

Zaha dilanggar Granit Xhaka di area terlarang ketika berusaha melakukan penetrasi dari sisi kiri.

Usai pertandingan, media sosial Zaha ramai oleh komentar fans Arsenal yg kecewa rangkaian 11 kemenangan beruntun timnya terhenti. Mereka menuduh Zaha melakukan diving yg menyebabkan Arsenal dihukum penalti di menit ke-83.

Tak sampai disitu, mantan pemain Manchester United itu juga menemukan beberapa tulisan yg berbau rasisme, serta ucapan tidak mengenakan lainnya.

“Bagi segala orang yg berlaku rasis dan mengharapkan keluarga aku meninggal, semoga hal tersebut berbalik kepada Anda dan keluarga Anda,” demikian respon Zaha.

“Hidup aku masih sangat menyenangkan meski ada haters seperti kalian,” ua menambahkan.

Faktanya, tuduhan fans Arsenal kepada Zaha melakukan diving sangat berlebihan dan mengada-ada. Pasalnya, usai pertandingan Xhaka mengakui bahwa ia memang melanggar Zaha.

“Saya pikir itu jelas penalti karena aku mengenai lututnya,” kata Xhaka dikutip dari ESPN.
Sumber: http://bola.inilah.com

Post Author: admin