Keputusan Wasit Inter-Juve Terus Menuai Perdebatan

Jakarta – Keputusan kontroversi wasit ketika Inter Milan menghadapi Juventus masih selalu menuai perdebatan. Sejumlah argumen dilontarkan berbagai pihak.

Dalam pertandingan yg dimenangkan Juventus 3-2 atas Inter di Giuseppe Meazza, Minggu (29/4/2018) kemarin, wasit Daniele Orsato membuat sejumlah keputusan kontroversi.

Orasto memberi kartu merah segera kepada gelandang Inter, Matias Vecino, di menit ke-15 setelah melakukan tekel kepada Mario Mandzukic. Sebelum mengeluarkan kartu merah, Orsato terlebih lalu melihat tayangan VAR.

Tekel Vecino membuat Mandzukic harus mendapat 10 jahitan bagi mengatasi luka sobek tepat diatas engkelnya. Namun yg jadi pertanyaan, apakah layak Vecino mampu kartu merah?

Manta wasit Liga Seri A Italia, Graziano Cesari, meyakini kartu merah kepada Vecino terlalu berlebihan.

“Itu adalah tekel kuat, tapi dalam pandangan aku tak ada unsur tindakan kekerasan. Mandzukic mendekati kaki Vecino dan sedangkan kaki Vacino tak berusah menginjak lawan. Saya tak melihat adanya upaya mencederai lawan,” ujar Graziano.

“Keputusan awal Orsato telah tepat, tapi mungkin dia terpengaruh setelah melihat tayangan video. Anda mampu melihat kakinya tak tertekuk, tak seperti jegalan Adam Masina kepada Lisandro Lopez,” ia melanjutkan.

Lebih lanjut, Cesari juga menyoroti pelanggaan Miralem Pjanic kepada Rafinha. Menurutnya, Pjanic seharusnya mendapat kartu kuning kedua.

“Kartu kuning pertama memang layak didapatkannya dan seharusnya dia mendapat kartu kuning kedua.”

“Hadanganya kepada Rafinha kasar. VAR tak dapat mengintervensi di sini, tapi Pjanic jelas berusah tak mengambil bola,” pungkas Cesari.

Pendapat berbeda diutarakan mantan pemain West Ham United kebangsaan Italia, Paulo Di Canio. Ia menganggap pelanggaran Pjanic telah jelas mendapat kartu kuning.

“Jegalan Pjanic telah jelas berbuah kartu kuning, Anda dapat melihatnya sendiri meski sedikit terhalang,” kata Di Canio.

Sumber: Football-Italia
Sumber: http://bola.inilah.com

Post Author: admin