Lippi Komentari Penurunan Performa Inter

Roma – Mantan pelatih timnas Italia, Marcelo Lippi, menyebut Inter Milan milik persoalan psikologis yg menyebabkan penurunan performa.

Di bawah asuhan Luciano Spalletti, Inter memulai Liga Seri A Italia musim 2017-18 dengan meyakinkan. Mereka tidak terkalahkan hingga minggu ke-16, selain itu I Nerazzurri juga sempat menduduki puncak klasemen sementara.

Namun, performa mereka seperti terjun bebas mendekati akhir tahun hingga melewati Januari 2018. Mauro Icardi dkk tidak pernah menang dalam delapan pertandingan di segala ajang, termasuk disingkirkan AC Milan di Coppa Italia.

Inter baru mampu meraih kemenangan perdana di 2018 dengan mengalahkan Bologna 2-1 pada 11 Februari kemarin. Namun, penampilan La Beneamata belum sepenuhnya stabil. Mereka kemudian menelan kekalahan 2-0 dari Genoa dan akhir minggu kemarin bisa kembali meraih kemenangan 2-0 atas tim juru kunci, Benevento.

Inkonsistensi penampilan membuat peluang Inter meraih gelar scudetto jadi sangat mustahil. Mereka ketika ini berada di peringkat empat dengan mengemas nilai 51 atau berjarak 18 poin dari Napoli di puncak klasemen.

“Pelatih Luciano Spalletti telah melakukan start bagus bagi meraih hasil yg diluar harapan, kemudian segalanya terhenti, aku pikir ada persoalan dengan level psikologis,” ujar juru taktik 69 tahun.

Akhir minggu ini, Inter mulai jumpa AC Milan di laga derbi Della Madonina jilid dua. Di rapat pertama, Inter dapat menang tipis 3-2.

Lippi meyakini derbi terus menjadi pertandingan menarik meski kedua tim tak dalam perburuan gelar scudetto.

“Biasanya, tim yg kurang difavoritkan memenangkan derbi. Pertemuan keduanya masih mulai jadi derbi menarik,” dia memungkasi.

Sumber: Football-Italia
Sumber: http://bola.inilah.com

Post Author: admin