Milan Optimistis Lolos Dari Investigasi UEFA

Milan – Pengacara AC Milan, Roberto Cappelli, optimistis klubnya dapat terbebas dari vonis UEFA terkait aturan Financial Fair Play (FFP).

Milan menghadapi investigasi UEFA terkait dugaan pelanggaran FFP. Pemilik I Rossoneri, Li Yonghong, dikabarkan harus berhutang 300 juta Euro (4,8 triliun Rupiah) dari investasi Amerika, Elliot Management.

Li disebut mengalami kebangkrutan dan berencana menjual Milan ke investor berselang setahun setelah ia mengakuisisinya dari Fininvest, perusahaan punya Silvio Berlusconi.

Belanja pemain jor-joran di awal musim 2017-18 hingga menyentuh angka 200 juta Euro disebut menjadi salah satu penyebab terganggunya neraca finansial Milan.

Sebelumnya UEFA pernah menolak permohonan Milan bagi menyelesaikan persoalan ini secara ‘damai’, namun UEFA ragu I Rossonerri dapat melunasi utangnya sesuai tenggat waktu.

“Kami optimis. Kami memiliki argumen yg bagus dan kita berharap mampu meyakinkan mereka,” kata Roberto seperti dikutip dari ANSA.

Jika hasil investigasi menemukan adanya pelanggaran FFP, Milan menghadapi banyak ancaman sanksi dari UEFA musim depan dapat berupa denda, larangan transfer, hingga larangan bertanding di kompetisi Eropa.

Di akhir musim 2017-18, tim besutan Gennaro Gattuso finis peringkat keenam klasemen Serie A Italia, mereka memegang satu tiket di Liga Europa musim mendatang.

Sumber: Football-Italia
Sumber: http://bola.inilah.com

Post Author: admin