Usai Madrid Juara UCL Puyol Sindir Barcelona

Barcelona – Mantan kapten Barcelona, Carles Puyol, mengucapkan selamat atas keberhasilan Real Madrid menjuarai Liga Champions Eropa 2017-18. Ia kecewa melihat Barca yg jago di level domestik.

Madrid kembali meraih trofi Liga Champions Eropa setelah di laga final mengalahkan Liverpool 3-1, Minggu (27/5/2018) kemarin. Los Blancos pun mencatat sejarah baru sebagai tim pertama yg dapat menjuarai UCL tiga musim beruntun.

Dominasi Madrid sangat terasa di kompetisi level Eropa. Dalam lima musim terakhir, mereka empat kali jadi kampiun. Sekaligus menasbihkan diri sebagai tim dengan gelar liga Champions Eropa terbanyak merupakan 13 gelar.

Kehebatan Madrid di kompetisi Eropa mendapat apresiasi dari Puyol. Lewat akun Twitter-nya ia mengucapkan selamat sekaligus menyindir pencapaian Barcelona di level Eropa.

“Selamat Real Madrid memenangkan empat Liga Champions Eropa dalam lima musim dengan Barcelona memiliki skuad terbaik dalam sejarah. Kami harus merefleksikannya dalam prioritas kami,” demikian kicau akun @Carles5Puyol.
Enhorabuena madridistas. 4 Champions en 5 aos con uno de los mejores Bara de la historia… tenemos que reflexionar en las prioridades.

Pernyataan Puyol bukan tanpa alasan, setelah menjuarai Liga Champions Eropa 2014-15 Barca tidak pernah lagi menyentuh final kompetisi Eropa. Musim ini, Barca yg begitu digdaya di level domestik cuma mampu sampai babak perempatfinal Liga Champions Eropa. Mereka disingkirkan tim kuda hitam AS Roma dengan kekalahan produktifitas gol tandang.

Menurut Puyol, harusnya Los Blaugrana mampu bersaing dengan Madrid di kompetisi Eropa karena dianggap memiliki komposisi skuad yg lebih oke dibanding rivalnya itu.

“Apa yg aku lakukan adalah mengajak buat merefleksikan apa yg sedang terjadi karena aku percaya kalian (Barcelona) memiliki tim lebih baik daripada Madrid,” ujar Puyol kepada La Vanguardia.

“Tetapi mereka menjadi juara empat kali dalam lima gelara Liga Champions Eropa terakhir. Sebagai seorang Cule (fans Barca) aku merasa marah mengetahuinya.”

“Kicauan aku jangan disalahartikan sebagai hinaan kepada klub atau pelatih Ernesto Valverde karena double (winners) juga yaitu kehormatan dan aku sangat memahami betapa sulit meraihnya,” ia memungkasi.

Sumber: Marca

Sumber: http://bola.inilah.com

Post Author: admin