Misi Simon Benahi Mental Bhayangkara Selepas Dua Kekalahan Beruntun

Bekasi – Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy, mengampu misi berat bagi membenahi mental bermain anak asuhnya pascakehilangan enam poin lantaran dua kekalahan beruntun yg diderita di dua laga terakhir Go-Jek Traveloka Liga 1 Indonesia.


“Fokus kalian kini adalah memenangkan pertandingan melawan Persela Lamongan. Itu harus kita lakukan agar mental bertanding kita kembali meningkat,” katanya di Bekasi, Senin.

Pelatih yang berasal Skotlandia itu mengaku harus bekerja keras buat menumbuhkan kembali mental menang dan juara buat skuad The Guardian itu.

Bhayangkara mulai menghadapi Persela di kandang Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat (27/10) pascapenundaan laga ke-31 yg menyebabkan Bhayangkara batal terbang ke kandang Madura.

Laga Bhayangkara kontra Madura United terpaksa ditunda menyusul sanksi yg diberikan penyelenggara atas pelanggaran yg dikerjakan Madura dengan melarang mereka bermain di kandang sebanyak tiga laga ke depan.

Secara tak langsung, Bhayangkara mendapatkan jatah kandang sebanyak dua kali dalan sisa laga musim ini.

Namun Simon mengatakan, hal terpenting ketika ini adalah mengembalikan semangat bermain Ilham Udin Armaiyn dan kolega buat bermental juara.

“Akan menjadi pekerjaan cukup sulit memang, tetapi kalian harus percaya dan tiga poin menjadi tujuan kalian di pertandingan nanti,” katanya.

Langkah pertama yg mulai ditempuh, kata dia, adalah merealisasikan target kemenangan melawan Persela melalui latihan di lapangan International Sport Club if Indonesia (ISCI) di kawasan Ciputat.

Pembenahan lini belakang menjadi target penting dirinya mengingat dalam dua laga sebelumnya, Bhayangkara telah kebobolan empat gol.

Absennya kapten tim Indra Kahfi akibat akumulasi kartu membuat Simon bakal menggandalkan Otavio Dutra sebagai pemimpin di lini belakang.

“Kami milik banyak opsi buat pendamping Dutra. Tapi tentu kita tak dapat mengungkapkan siapa yg mulai bermain nanti,” katanya.

Indra yg harus menepi, mengaku berharap timnya dapat tetap menjaga kesatuan dan kepaduan baik di dalam maupun di luar lapangan.

“Tantangan untuk kalian adalah mengalahkan diri sendiri. Jika itu telah dikerjakan kemenangan mulai mudah kami raih. Jadi aku berharap para pemain tetap kompak di dalam maupun di luar lapangan,” terang Kahfi.

Editor: Gilang Galiartha

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin