Persiba Jamu Persegres Tanpa Marlon Di Stadion Baru

Balikpapan – Persiba Balikpapan masih mengistirahatkan penyerang andalannya Marlon da Silva ketika menjamu tamunya Persegres Gresik di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (9/9), yg menjadi markas barunya.

“Marlon belum sepenuhnya sembuh dari cederanya,” kata Pelatih Persiba Haryadi kepada wartawan di Balikpapan, Jumat.

Marlon mengalami cedera dalam tiga minggu terakhir, sehingga Haryadi mulai lebih mengandalkan kolektivitas tim dan permainan bola-bola pendek cepat juga tetap jadi andalan.

Penyerang Anmar Almubaraki juga semakin meningkat permainannya dan gelandang serang seperti Srdan Lopicic dan pemain depan Sunarto telah berkontribusi.

Selain itu, tuan rumah Persiba juga masih memiliki pemain yg bersinar bersama Timnas U-19 yakni Maldini Pali.

“Kami mulai maksimalkan segala kekuatan. Kita sangat perlu poin maksimal. Apalagi ini main resmi perdana di stadion baru,” kata Hariyadi.

Pertandingan di Stadion Batakan memang pertandingan kandang resmi pertama tim “Beruang Madu” setelah meninggalkan Stadion Parikesit, stadion punya Pertamina yg mulai langsung dibongkar karena terkena proyek perluasan kiling minyak Balikpapan.

Dibandingkan dengan Parikesit, Stadion Batakan adalah stadion yg luar biasa megah. Bahkan oleh penggemar sepak bola Balikpapan, Stadion Batakan yg dibangun dengan dana mencapai Rp1,4 triliun dan berkapasitas 40.000 tempat duduk itu disamakan dengan Stadion Emirates, markas klub Liga Premier Inggris Arsenal.

Di kubu Persegres, pelatih Hanafi menyebutkan timnya sedang dalam posisi sulit, karena tak diperkuat pemain pentingnya, seperti Agus Indra, striker Patrick da Silva, dan kiper Timnas U-22 yg bermain cemerlang di SEA Games Malaysia, Satria Tama.

Satria Tama masih bersama Timnas dan memulihkan diri dari cedera setelah pertandingan melawan Vietnam, sementara Patrick da Silva terkena akumulasi kartu kuning dan Agus Indra sedang cedera.

“Tapi, kita tetap optimistis dan mampu memberi perlawanan. Sepak bola permainan tim dan bukan one man show,” kata Hanafi.

Baik Persiba maupun Persegres tengah berjuang bagi keluar dari jerat degradasi. Kedua kubu berada di urutan ke-17 dan 18 klasemen sementara.

Persiba dituntut memenangkan segala pertandingan kandang tersisa pada putaran kedua Liga 1 agar mampu setidaknya berada di papan tengah.

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin