Piala Thomas-Uber Bintang Di Peringatan Hari Museum

Manado – Piala Thomas dan Uber koleksi Museum Olahraga Nasional Jakarta menjadi bintang pada peringatan Hari Museum Indonesia 2017 di Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara, Manado, Kamis karena menjadi perhatian pengunjung.

Meski kelihatan usang, pengunjung yg didominasi siswa dari berbagai sekolah di Manado itu sangat antusias menanyakan sejarah piala prestisius bagi kejuaraan bulu tangkis beregu putra dan putri dunia itu kepada juru pelihara dari Museum Olahraga.

“Piala ini apa asli pak. Sudah berapa kali Indonesia dapat merebut piala ini,” kata salah satu siswa, Geraldo Alow sambil menulis di buku catatan yg ia bawa.

Dengan sabar, teknisi dari Museum Olahraga yg mengawal kedua piala tersebut, Lili Rusli menjelaskan pertanyaan yg disampaikan oleh penanya bahkan piala yg dibawa adalah replika dan Indonesia sudah beberapa kali meraihnya.

Piala Uber yg yaitu supremasi tertinggi bulu tangkis beregu putri. Indonesia telah tiga kali menjadi juara merupakan pada 1975, 1994 dan 1996 serta lima kali menjadi finalis. Uber sendiri diambil dari mantan pebulu tangkis yang berasal Inggris, Betty Uber.

Sedangkan Piala Thomas yaitu supremasi tertinggi bulu tangkis beregu putra. Indonesia telah 13 kali menjadi juara. Tidak disangkal kalau cabang olahraga bulu tangkis mampu berjaya karena tak membeda-bedakan suku ataupun agama.

Selain Piala Thomas-Uber, foto atlet bulu tangkis terbaik ketika ini Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir juga menjadi perhatian. Foto pasangan ganda campuran kenyang prestasinya ini terpampang didepan dua piala legendaris itu.

Dalam pameran ini tak cuma koleksi museum olahraga saja yg disajikan. Namun juga koleksi dari Museum Negeri Sri Baduga, Museum Negeri Sulawesi Utara, Museum Tekstil, Museum Wayang hingga Museum Sumpah Pemuda.

Sementara itu, Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Harry Widianto menyampaikan tema dari peringatan Hari Museum Indonesia 2017 adalah “Museumku Merajut Kerukunan Hidup Berbangsa”.

Menurut dia, perkembangan museum selalu mengalami peningkatan baik yg dikelola segera oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun masyarakat. Saat ini ada 450 museum dari segala Indonesia yg salah satunya adalah Museum Olahraga Nasional.

“Jumlah mulai selalu bertambah karena buat mewujudkan misi museum merupakan mencerdasakan kehidupan bangsa, kepribadian bangsa serta ketahanan nasional dan wawasan nusantara,” katanya.

(T.B016/Y008)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin