PSSI Antar Kepergian Choirul Huda Dengan Rasa Hormat

Jakarta – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengatakan rasa hormat atas loyalitas dan totalitas kiper Persela Lamongan Choirul Huda yg meninggal dunia akibat berbenturan dengan pemain yang lain di laga kontra Semen Padang, Minggu (15/10).

Dalam informasi resmi yg diterima di Jakarta, Senin, PSSI memuji Choirul Huda yg cuma membela satu klub sepanjang kariernya.

Pemain berusia 38 tahun itu sudah bergabung dengan Persela selama 15 tahun dan terus menjadi kiper penting tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu.

“Huda juga dikenal sebagai pemain yg ramah kepada segala orang dan tak pernah melakukan tindakan yg kontroversial selama bermain di Persela,” tulis PSSI.

PSSI melalui Ketua Umumnya Edy Rahmayadi pun mengatakan duka cita mendalam atas meninggalnya Choirul Huda.

“PSSI turut berduka sedalam dalamnya atas wafatnya kiper Persela Lamongan Choirul Huda. Kami merasa kehilangan salah satu kiper terbaik di sepak bola Indonesia. Semoga almarhum khusnul khotimah dan amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT, juga keluargnyaa diberikan ketabahan dan ikhlas. Amin,” kata Edy Rahmayadi.

Choirul Huda berpulang usai bertabrakan dengan bek Persela Ramon Rodrigues pada menit ke-44 laga melawan Semen Padang, yg berakhir 2-0 bagi tuan rumah, di Stadion Surajaya, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Minggu sore.

Sebelum menghembuskan napas terakhir, pemain bertinggi badan 181 centimeter itu sempat tak sadarkan diri di lapangan dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Sugiri, Kabupaten Lamongan, di mana dia dinyatakan meninggal dunia.

Ucapan belasungkawa atas meninggalnya Choirul Huda mengalir deras dari berbagai pihak baik dari dalam maupun luar negeri, termasuk dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) dan gelandang Manchester United Paul Pogba.

Peristiwa yg menimpa Huda juga menarik perhatian dunia dan sempat diberitakan oleh beberapa media internasional.

Editor: Gilang Galiartha

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin