Tim Junior Indonesia Gagal Melangkah Ke Semifinal

Yogyakarta – Tim bulu tangkis junior Indonesia gagal melangkah ke semifinal BWF World Junior Championships (Kejuaraan Dunia Junior) setelah dihentikan Tiongkok 1-3 pada babak perempat final yg digelar di GOR Amongrogo Yogyakarta, Kamis.

“Tentunya, kalian merasa sedih dengan hasil ini. Namun, memang hasil undian di pool bawah sangat berat karena hampir semua tim memiliki kekuatan merata. ini hasil terbaik dari tim Indonesia,” kata Manajer Tim Bulu Tangkis Junior Indonesia Susy Susanti di Yogyakarta, Kamis.

Pada partai pertama, ganda putra Indonesia Muhammad Shohibul Fikri/Andan Maulana harus menyerah 21-13, 18-21, 15-21 pada pasangan Tiongkok Fan Qiuyue/Wang Chang.

Pada gim pertama, pasangan tuan rumah tampil cemerlang dengan permainan cepat yg bisa menekan lawan, namun dalam dua gim terakhir tak dapat mengembangkan permainan sehingga harus mengakui keunggulan Tiongkok.

Tuan rumah dapat menyamakan kedudukan pada partai kedua melalui tunggal putri andalan Indonesia Gregoria Mariska Tunjung yg menang dua gim segera 21-17, 21-17 atas Han Yue.

Namun demikian, Indonesia kembali tertinggal setelah Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu tak dapat mengatasi permainan Yupeng Bai yg menang 21-16, 15-21, 21-13.

Tiongkok pun memastikan tempat di babak semifinal melalui partai keempat ketika ganda putri mereka Liu Xuanxuan/Yuting Xia menang dua gim segera atas Jauza Fadhila Sugiarto/Ribka Sugiarto 21-9, 21-15.

“Dari permainan ini, kita harus melakukan evaluasi secara menyeluruh. Rata-rata, pemain dapat tampil baik di gim pertama namun harus menyerah di dua gim sisanya. Kami mulai evaluasi tentang konsentrasi, stamina dan fokus pemain,” katanya.

Susy menyebut, World Junior Championships ini dapat dijadikan gambaran tentang peta kekuatan pemain bulutangkis senior di masa yg mulai datang.

Sementara itu, Manajer Tim Tiongkok Ding Ke menyampaikan kedua tim baik Indonesia maupun Tiongkok bermain baik dan dapat menyuguhkan tontonan yg menarik.

“Hari ini, kalian cuma berusaha menampilkan permainan terbaik buat dapat memenangi pertandingan dan menyuguhkan tontonan menarik bagi penonton,” katanya.

Untuk kekalahan di tunggal putri, Ding menyebut, bahwa hal tersebut terjadi karena pemain andalan mereka Han Yue tak dalam keadaan terbaik. “Tetapi, aku percaya ia dapat menampilkan permainan terbaik pada pertandingan berikutnya,” katanya.

Pada semifinal, Tiongkok mulai bertemu Jepang, yg harus berjuang keras sebelum menang 3-2 atas Thailand.

Sedangkan Indonesia mulai berhadapan dengan Thailand buat perebutan peringkat lima hingga delapan.

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin