Akhir Pekan, Daihatsu Siap Gelar BALAD 2018

Jakarta – Jelang gelaran gathering nasional pemilik dan klub Daihatsu bertajuk Bandung Lautan Daihatsu (BALAD) 2018 pada akhir minggu ini, antusias dari para peserta semakin menggelora.

Klub-klub mobil Daihatsu pun sepertinya telah tak sabar buat mempertontonkan komunitas mereka di hadapan komunitas lain.

“Memang dari masing-masing ada persiapan yg mau mengisi panggung, ada juga yg ingin sekalian menjual aksesoris komunitas,” kata Stanley Parluhutan Hutabarat, Ketua Umum Daihatsu Owner Bandung (DOB) Jawa Barat.

Menurut dia, setiap komunitas memiliki agenda kopi darat masing-masing. Dalam kesempatan tersebut, mereka saling mengingatkan dan mengajak rekan-rekan mereka yg belum registrasi agar langsung mengonfirmasi kehadirannya.

“Animo anggota-angota komunitas bagus. Mereka lagi merangkul teman-temannya agar dapat ikut Balad 2018,”ujar Stanley.

Saat ini, telah ada 17 komunitas yg tergabung dalam DOB Jabar. Selain yg tergabung di DOB, puluhan komunitas lainnya juga telah mengonfirmasi mulai berpartisipasi pada BALAD 2018.

Dari belasan komunitas di bawah naungan DOB Jabar, Stanley menyebutkan, animo paling besar kelihatan dari komunitas Daihatsu Ayla, Sigra, Gran Max, dan Charade.

Menurut Stanley, komunitas Ayla sangat antusias bagi mampu tampil mengisi acara. Untuk itu, para pengurus komunitas bersemangat agar lebih banyak anggota dan pemilik Ayla buat turut menyaksikan performa panggung mereka.

Tak cuma mengundang anggota di Bandung Raya, kata Stanley, mereka pun mengundang rekan-rekan mereka dari luar kota. Tercatat, setidaknya ada 180 orang, sedangkan 20 persen dari luar kota yg mengonfirmasi kehadiran.

Kemudian, Stanley menyebutkan, komunitas Sigra memastikan minimal 80 orang, komunitas Maxio sekitar 300 orang, komunitas Hijet sekitar 400 orang. Jumlah itu selalu bertambah seiring dengan semakin viralnya acara BALAD 2018.

“Mereka jadi semangat buat ikut Balad. Adanya Balad memacu klub dan komunitas bagi ikut karena banyak komunitas yang lain yg ikut. Bahkan, setelah ada acara BALAD, mereka juga mengagendakan kopdar,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia BALAD 2018 Noe Firman menyebutkan, selain ajang silaturahmi pemilik dan klub kendaraan Daihatsu, acara ini juga ingin memamerkan perjalanan Daihatsu di Indonesia.


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Kami mulai menampilkan kendaraan-kendaraan Daihatsu dari zaman heubeul sampai zaman now. Kendaraan tersebut mulai kalian pajang di arena Gedong Wahon yg yaitu museum perjalanan Daihatsu di Indonesia,”ujar Noe.

Daihatsu zaman heubeul akan diwakili oleh Daihatsu Midget atau yg lebih dikenal dengan istilah bemo, sedangkan Daihatsu modern mulai diwakili oleh Daihatsu Copen.

“Selain kedua macam itu, mulai ada jenis-jenis mobil Daihatsu lainnya yg mulai menggambarkan perjalanan Daihatsu di Indonesia sehingga dapat menjadi pengetahuan untuk pengunjung,”ujarnya.

Selain memperlihatkan perjalanan Daihatsu di Indonesia, BALAD 2018 juga mulai diisi dengan permainan-permainan yg mulai melibatkan semua keluarga.

“Kami mulai menyediakan game memakai vending machine yg mengeluarkan minuman bagi peserta. Syaratnya, peserta yg mulai ikut lomba di vending machine tersebut tinggal berteriak di depan mesin permainan itu. Seberapa kuat teriakan dia mulai dihadiahi dengan macam minuman yg berbeda,”kata Noe.

Panitia juga mulai menyiapkan game badminton dengan memakai Nintendo. “Pokoknya mulai ramai lah, segala keluarga mampu terlibat. Kami ingin seluruh Sahabat Daihatsu bergembira,” ujarnya.

Para pengguna Daihatsu lainnya juga mampu berkumpul dalam acara BALAD 2018 yg mulai digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, pada Sabtu, 10 November 2018.

Ajang yg digelar Daihatsu Indonesia dan Pikiran Rakyat itu mengusung tema ‘Sabilulungan Peduli Citarum’ dan mulai dihadiri ribuan pengguna Daihatsu se-Indonesia.

Selain menggalang kepedulian terhadap keadaan Sungai Citarum, acara BALAD 2018 mulai dimeriahkan berbagai kegiatan.

Ada temu komunitas, classic car museum, festival food truck, bazar, youth zone game area, family zone merchandise, berbagai kompetisi, serta pengundian grand prize berupa sepeda motor.


Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin