Akibat Nissan, Laba Bersih Renault Menurun

Paris – Raksasa otomotif Prancis, Renault, baru saja mengumumkan capaian laba bersih sepanjang semester I 2018 sebesar 2,04 miliar euro atau sekitar Rp34 triliun yg menyusut sebesar 16,3 persen dibandingkan laba bersih di periode yg sama di tahun dahulu yakni 2,437 miliar euro.

Secara gamblang, Renault menyebut dalam informasi resminya bahwa penyusutan laba bersih itu terimbas dari melemahnya kontribusi Nissan sebagai mitra strategis mereka dalam aliansi bersama.

“Penurunan ini berasal dari kontribusi Nissan, turun 483 juta euro, yg terutama diuntungkan dari perolehan modal tahun lalu,” tulis pernyataan tersebut, seperti dikutip AFP.

Meski demikian, margin operasional Renault dalam enam bulan pertama 2018 mencapai rekor 6,4 persen dari total penjualan.

Renault-Nissan menjalin kemitraan aliansi yg berdasarkan kepemilikan silang antara kedua perusahaan yg dipimpin oleh Carlos Ghosn.

Sebelumnya, Nissan melaporkan penurunan laba bersih 14,1 persen pada kuartal pertama tahun fiskal 2018 menjadi US$1,05 miliar atau sekitar Rp15,1 triliun.

Direktur keuangan Renault Clotilde Delbos menyampaikan bahwa ‘perusahaan berhasil mencapai rekor meski ada angin yg menggoyahkan’.

Dia menunjuk kenaikan biaya bahan baku –terutama baja– serta pergerakan nilai tukar mata uang sebagai faktor yang lain yg tak menguntungkan untuk Renault.

“Grup ini membukukan rekor baru dalam setengah tahun pertama dalam lingkungan ekonomi yg bergejolak,” kata Ghosn dalam pernyataan itu.

“Hasilnya memberikan kita keyakinan dalam pencapaian kita tahun ini,” tambahnya.

Renault berharap mempertahankan marjin operasionalnya di atas 6 persen hingga akhir tahun, demikian laporan AFP.
Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin