Aparat Jepang Tangkap Bos Nissan Carlos Ghosn

Tokyo – Pimpinan Nissan Motor Carlos Ghosn ditangkap oleh aparat berwenang Jepang di Tokyo. Dia dituding melakukan tindakan pelanggaran yg signifikan, termasuk kurang melaporkan pembayaran paket kompensasi dan penggunaan aset perusahaan bagi pribadi.

Nissan menyampaikan bahwa mereka telah melakukan penyelidikan internal terhadap Ghosn dan eksekutif lainnya selama berbulan-bulan setelah adanya laporan dari whistleblower.

Terkait penyelidikan internal, Nissan mengaku menemukan bahwa Ghosn bersama anggota dewan lainnya Greg Kelly mencurangi laporan kompensasi yg mereka terima. Selain itu, mereka juga dianggap kerap memakai aset perusahaan buat keperluan pribadi.

Media penyiaran publik Jepang, NHK, dan berbagai media lokal lainnya menyampaikan Ghosn ditangkap setelah diintrogasi oleh jaksa di Tokyo buat beberapa kejanggalan termasuk soal laporan pendapatannya.

“Kantor kejaksaan distrik Tokyo menangkap Chariman Nissan Ghosn atas kecurigaan pelanggaran Financial Instrument dan Exchange Act,” lapor NHK.

Melalui pernyataan resmi, Nissan mengaku sudah melakukan penyelidikan pada Ghosn selama beberapa bulan usai menerima laporan dari whistleblower. Nissan mengungkap menemukan pelanggaran Ghosn telah dikerjakan sejak beberapa tahun yg lalu.

Tak cuma Ghosn, Nissan juga menjelaskan melakukan penyelidikan kepada Representative Director Nissan Greg Kelly beberapa bulan lalu.

“Penyelidikan memperlihatkan bahwa selama bertahun-tahun Ghosn dan Kelly sudah melaporkan jumlah kompensasi di laporan Bursa Efek Tokyo kurang dari jumlah sebenarnya, dalam usaha mengurangi pengumuman angka kompensasi Carlos Ghosn,” tulis pernyataan Nissan.


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Selain itu, dalam hal pada Ghosn, banyak tindakan pelanggaran signifikan lainnya sudah ditemukan, seperti penggunaan pribadi aset perusahaan, dan keterlibatan Kelly yg mendalam juga sudah dikonfirmasi,” lanjut pernyataan itu lagi.

Nissan menyatakan menyediakan keterangan buat jaksa dan menyarankan kepada dewan direksi bagi mencopot Ghosn dan Kelly dari jabatannya.

Ghosn yaitu orang utama di Nissan dan juga berperan sebagai bos besar aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi.

Ghosn lahir di Porto Velho, Brasil, 64 tahun yg lalu. Ia memiliki darah keturunan Lebanon dan yaitu warga negara Prancis. Ghosn memulai karirnya di Michelin, dahulu pindah ke Renault, di mana ia mengawasi perputaran dari para pembuat mobil.

Pendekatan radikal Ghosn merestrukturisasi Renault hingga menjadikan perusahaan mendapatkan laba membuatnya mendapatkan julukan ‘Le Cost Killer’.

Ghosn juga mendapatkan julukan ‘Mr. Fix It’ setelah menyelamatkan Nissan dari ancaman kebangkrutan pada 1999. Pada 2016, Ghosn memimpin aliansi Renault-Nissan menyelamatkan Mitsubishi setelah diketahui melanggar regulasi di Jepang terkait angka efisiensi kendaraan.

Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin