Autochem Racing Siap Pecahkan Rekor Drag Race

Jakarta – PT Autochem Industry selaku distributor pelumas Prestone dan Master di Indonesia, meresmikan sebuah tim balap bernama Autochem Racing.

Tim ini dipimpin oleh Taqwa SS, seorang mekanik andal dengan segudang pengalaman di dunia balap Tanah Air dan lnternasional.

Autochem Racing bersiap berlaga di balap touring nasional dan drag race dengan komposisi pembalap Fitra Eri, Rama SB, dan Robert Paul di balap touring. Khusus bagi Robert Paul, dia juga dipercaya buat berlaga di ajang drag race dengan mobil andalannya, Holden Torana produksi tahun 1974.

Robert Paul pun ditargetkan bagi memecahkan rekor tercepat atas namanya sendiri yg ia torehkan 13 tahun lalu.

Drag race menjadi salah satu ajang balap paling diminati di Indonesia. Salah satu buktinya adalah jumlah peserta yg rata-rata berkisar di antara 200-300 pembalap. Daerah penyelenggaraan tak cuma di Sirkuit Sentul saja, namun tersebar di semua kota besar di Indonesia, seperti Bandung. Semarang, Surabaya, Medan, dan Iainnya.

“Sirkuit mulai di survei terlebih dahulu, pertama di Bandung dulu Wonosari dan tentu saja Sentul, bagi menentukan dimana pemecahan rekornya dilihat dari cuaca dulu,” terang Taqwa dalam jumpa pers di gelaran Pasar Jongkok Otomotif (Parjo) 2018, di Jakarta, Sabtu (7/4/2018).

Robert Paul yaitu pemegang rekor drag race di Indonesia dengan catatan waktu 9,278 detik bagi lintasan 402 meter dan 6,318 detik di lintasan 201 meter.

Tahun ini, Autochem Racing berencana memecahkan rekor tersebut dengan membangun Holden Torana bermesin V8 supercharged yang bisa menghasilkan tenaga lebih dari 1.500 HP di putaran mesin 7.000 rpm.

Dengan spesifikasi tersebut, Autochem Racing memasang target Holden Torana ini bagi meraih waktu di kisaran 8 detik pada lintasan 402 meter.

“Ini yaitu sebuah target yg cukup menantang. Setelah 13 tahun rekor tidak terpecahkan, tentu persiapan matang dalam meracik Holden Torana dengan spesifikasi baru, diperlukan keseriusan dan fokus 100 persen buat mewujudkannya,” ujar Taqwa.

“Begitu pun dengan aku sebagai pembalap drag. Kecepatan finish yang meningkat, tentu melebihi dari 260 km/jam, mulai memerIukan kesigapan ketika melakukan pengereman setelah finish, mengingat Indonesia belum memiIiki trek khusus buat ajang drag race. Jadi tak semata berkonsentrasi ketika start dan di Iintasan, kemampuan akselerasi pun perlu diperhitungkan,” timpal Robert Paul.

Melalui dukungan di tim balap drag dengan target pemecahan rekor tersebut, Marketing Director Autochem Industry Christoper Sada berharap bagi dapat lebih mendekatkan lini produknya, yakni Prestone dan Master ke penggemar otomotif nasional.

“Apalagi Prestone yg selama ini lebih dikenal sebagai produk cairan rem, kini sudah memiliki produk pelumas mesin andal. Begitu pun dengan radiator coolant Master yg cocok buat mesin modern di iklim tropis seperti Indonesia ini,” pungkas Christoper. [ikh]
Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin