BMW Bakal Recall 1 Juta Unit Mobil Di AS

Detroit – Penarikan produk secara massal atau recall di AS kembali terjadi hal ini kini menimpa BMW AG yg mulai menarik mencapai lebih dari 1 juta unitnya.

Penarikan dikerjakan karena mobil BMW dari sejumlah seri itu dinilai berpontesi menyebakan kebakaran.

Adapun penarikan yg dikerjakan BMW AG mencakup mobil model 128i, Seri 3, Seri 5, X3, X5, dan Z4.

Juru bicara BMW Michael Rebstock menyampaikan ada kemungkinan negara yang lain mulai mengalami hal serupa.

“Kami memeriksa apakah mulai perlu di masa depan bagi memperluas recall ini ke negara lain,” katanya, seperti dilansir Reuters.

Gelombang penarikan kembali mencakup 670.000 unit kendaraan Seri 3 ASLS produksi 2006-2011.

Kendaraan tersebut disinyalir bermasalah dengan sistem kabel pemanas dan pendingin udara yg mampu meningkatkan risiko terbakar.

Penarikan kedua sebanyak 740.000 unit kendaraan produksi 2007-2011 di AS.

Masalah yg sudah ditemukan adalah pemanas katup yg mampu berkarat dan menyebabkan kebakaran, tapi perkara ini jarang terjadi.

BMW menyampaikan kedua penarikan tersebut menyusul meeting terakhir dengan Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA).

Dalam masalah kabel sistem pemanas dan pendingin udara, BMW menyampaikan kepada NHTSA bahwa pertama kali mendapat laporan tentang sebuah insiden di tahun 2008. Insiden tersebut melibatkan kerusakan akibat panas pada sedan Seri 3 tahun 2006, tapi tak menemukan akar permasalahannya.

Pembuat mobil selalu memantau insiden di lapangan pada tahun-tahun berikutnya.

Pada 2011, BMW melakukan peningkatan kualitas kabel pengaman blower regulator.

Tidak ada korban luka yg dilaporkan antara tahun 2007 dan 2014, tapi pada tahun 2015 dari tiga insiden ada dugaan cedera.

Pada awal September, BMW mengetahui kejadian yang lain yg melibatkan kendaraan Seri 3 BMW tahun 2011.

Adapun dalam recall persoalan katup, BMW pertama kali menerima laporan pada tahun 2009 tentang sebuah insiden pada model X5 tahun 2007.

Mobil ini rusak akibat panas pada kompartemen mesin. Laporan tersebut diikuti laporan yang lain dan perusahaan pun meninjau persoalan itu dan memeriksa bagian yg dikembalikan.

Belum ada laporan tentang korban luka atau kecelakaan terkait dengan persoalan ini.
Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin