Bugatti Chiron Dari Balok LEGO Ini Bisa Dikendarai

Hanover – Perusahaan mainan ternama di dunia, LEGO, baru-baru ini membangun replika supercar Bugatti Chiron memakai jutaan balok LEGO Technic. Tak cuma mirip dari bentuk dan ukuran, replika mobil berwarna biru ini juga mampu dikendarai.

Mengutip CNBC, mobil ini adalah kontruksi bergerak berskala besar pertama yg dikembangkan memakai lebih dari satu juta elemen Lego Technic, dan didukung secara ekslusif memakai mesin dari platform LEGO Power Function.

Mesin tersebut terdiri dari 2.304 LEGO Power Function Motors, 4.032 roda gigi LEGO Technic, dan 2.016 as roda LEGO Technic.

Setelah disusun, mesin ini mempu menghasilkan tenaga sebesar 5,3 HP dan torsi diperkirakan 92 Nm. Mobil ini dapat dikendarai oleh dua orang dan bisa dipacu hingga kecepatan 20 km/jam.

“Model dengan ukuran ini adalah yg pertama. Kami ingin mendorong batas-batas dari imajinasi kami sendiri,” ujar Lena Dixen, Senior Wakil Presiden Produk dan Penjualan LEGO Group.

Mobil replika ini memiliki tampilan yg cukup mirip dengan aslinya. Tiap-tiap detail baik eksterior maupun interior dibangun dengan sangat hati-hati dan tepat memakai elemen dari LEGO Technic, akan dari kursi, dasbor, dan juga setir.

Dibutuhkan 339 macam elemen dari LEGO Technic dan lebih dari 13.000 jam kerja bagi pembangunan dan kontruksi. Dalam perakitannya, mobil ini tak memakai lem sama sekali. Adapun bobot totalnya adalah 1.500 kilogram.

Mobil yg terbuat dari balok LEGO ini juga telah diuji mencoba di lokasi yg sama saat mobil Bugatti Chiron pertama kali dicoba, merupakan di Ehra-Lessien, Jerman.

Meski tak sama dengan kecepatan Bugatti Chiron yg asli merupakan 420 km/jam, mobil LEGO ini tetap membuat orang takjub.

“Pertama kali aku melihat mobil ini, aku segera terkesan dengan akurasi dan detilnya. Sejujurnya kalau dilihat dari jarak 20 meter, itu benar-benar tak kelihatan seperti mobil LEGO,” kata Andy Wallace, pembalap yg berkesempatan mengendarai mobil ini.

Dia juga menyampaikan bahwa mengemudi Bugatti Chiron yg terbuat dari balok LEGO ini adalah pengalaman luar biasa.

“Aku sangat menikmati kesempatan ini. Aku pun tak pernah membayangkan suatu hari dapat benar-benar mengendarai mobil LEGO,” ujar Wallace.

Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin