Ini Hasil Sejumlah Uji Tabrak ASEAN NCAP

Karawang – New Car Assesment Program for South East Asia Countries atau ASEAN NCAP menyatakan sudah menguji sebanyak 44 model kendaraan baru yg dijual di pasar otomotif Tanah Air.

Ditemui di acara ASEAN Automobile Safety Forum ke-10 di Karawang, Jawa Barat, Technical Lab Crash Specialist ASEAN NCAP Yahaya Ahmad menyampaikan bahwa 44 model mobil itu telah mewakili sekitar 90 persen kendaraan yg dipasarkan di Indonesia.

Hasil yg diraih pun beragam, ada yg mendapat rating 5 bintang, kendati ada yg mendapat hasil minor berupa tanpa bintang.

Baca juga: Toyota Jadi yg Terbaik di ASEAN NCAP 2018

Sementara itu, Programs Director & Asia Pacific Coordinator Global NCAP Jessica Truong menyampaikan bahwa ASEAN NCAP yaitu bagian utama dari Global NCAP yg ingin memberikan masukan tingkat keamanan dan keselamatan kendaraan melalui rating uji tabrak.

“Kami ada di ASEAN buat memberitahukan kepada publik tentang pentingnya keselamatan pada kendaraan, mendorong produsen bagi menghadirkan kendaraan yg lebih aman, agar kualitas kendaraan semakin baik di masa mendatang seandainya dibandingkan sejak lima tahun lalu,” katanya.

Berdasarkan laporan ASEAN NCAP 2012-2018, sejumlah MPV yg dijual di Indonesia telah melakukan uji tabrak dengan hasil yg beragam.

Mobil keluarga populer ketika ini, Mitsubishi Xpander, meraih 4 bintang dalam penilaian single rating pada pengujian yg digelar Januari 2018.

Toyota Avanza yg diuji tabrak pada Juli 2013 mendapat 4 bintang pada keselamatan penumpang dewasa atau Adult Occupant Protection (AOP) dan 2 bintang pada keselamatan anak-anak atau Child Occupant Protection (COP). Hal yg sama juga diraih saudara kembarnya yakni Daihatsu Xenia.

Sedangkan Suzuki Ertiga yg dites pada April 2016 mendapatkan 4 bintang pada AOP dan 2 bintang pada COP. Begitu juga dengan Nissan Grand Livina yg diuji pada 2015, meraih 4 bintang pada AOP dan 2 bintang pada COP.

Hasil memuaskan disabet dua MPV andalan Toyota, Sienta dan Innova, yg sama-sama mendapat 5 bintang pada AOP dan 4 bintang pada COP.

Hal yg berbeda diraih Daihatsu Sigra yg cuma mendapat 1 bintang bagi AOP dan 2 bintang pada COP, sedangkan Toyota Calya lebih unggul karena meraih 4 bintang bagi keduanya (AOP dan COP).


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Di segmen sedan mini, Toyota Vios memimpin dengan raihan 5 bintang buat penilaian single rating. Saingannya di Indonesia, Honda City, juga mendapat 5 bintang pada AOP dan 4 bintang pada COP.

Di segmen sedan menengah, Toyota Corolla Altis mendapat 5 bintang pada AOP dan 4 bintang bagi COP. Hasil yg sama juga diraih pesaingnya, Honda Civic, pada pengujian tahun 2016.

Sedangkan di segmen city car, Datsun GO mendapat 2 bintang masing-masing buat kategori AOP dan COP, lebih baik dari Daihatsu Ayla pada pengujian September 2015 yg mendapat 1 bintang pada AOP dan 2 bintang pada COP.

Toyota Agya memimpin dengan 4 bintang buat dua kategori AOP dan COP, diikuti Mitsubishi Mirage dengan 4 bintang pada AOP dan 2 bintang buat COP.

Pada segmen city car yg lebih besar, Suzuki Swift yg diuji pada 2018 mendapat 4 bintang melalui single rating. Adapun Honda Jazz yg dites pada 2014 memperoleh 5 bintang pada AOP dan 4 bintang pada COP.

Di segmen SUV, Honda CR-V dan Toyota CH-R sukses mendapat rating tinggi yakni 5 bintang. Hal serupa juga diraih Toyota Rush dari segmen yg lebih kecil.

Kendati demikian, terdapat ada dua model yg mendapat hasil buruk atau zero rating (tanpa bintang) yakni Suzuki Carry dan Renault Kwid.

Sekretaris Jendral ASEAN NCAP Khairil Anwar Abu Kassim menyatakan pengujian ini diharapkan memberikan masukan kepada pabrikan agar menyematkan teknologi keselamatan yg baik bagi melindungi nyawa manusia.

“Harapannya agar pabrikan bisa meletakkan teknologi keselamatan pada kendaraan mereka bagi keselamatan manusia. Semoga sharing ini memberikan pandangan baru bagaimana kalian ingin memberikan masukan-masukan agar pabrikan mampu meng-upgrade fitur-fitur keselamatan,” kata Khairil. [tar/ikh]
Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin