Ini Kota Dengan Lalu Lintas Teraman Di Indonesia

Jakarta – Mengikuti kesuksesan di tahun-tahun sebelumnya, PT Adira Insurance kembali menggelar ajang penganugerahaan “Indonesia Road Safety Awards” (IRSA) buat kelima kalinya.

Anugerah IRSA diberikan kepada para pemenang tadi siang di Jakarta, yg dihadiri sejumlah pejabat yakni, Menteri Perencanan Pembangunan Nasional/BAPPENAS Bambang Brodjonegoro, Dirjen Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Arie Setiadi Moerwanto, Irjen Pol Budi Setiyadi selaku Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Perwakilan dari Korps Lalu Lintas POLRI, Perwakilan Kementerian Kesehatan serta para bupati dan walikota finalis IRSA 2017.

Ajang IRSA yaitu wujud apresiasi kepada kota dan kabupaten terbaik dalam hal penerapan tata kelola keselamatan jalan. IRSA yaitu rangkaian dari pada program corporate social responsibility Adira Insurance yg bertajuk kampanye I Wanna Get Home Safely!

Kampanye ini digagas dengan tujuan buat menurunkan angka kecelakaan di Indonesia serta selalu berupaya bagi mengajak segala lapisan masyarakat baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, pihak swasta, dan berbagai pihak lainnya bagi selalu peduli terhadap keselamatan jalan.

Chief Executive Officer PT Adira Insurance Julian Noor, berharap semangat IRSA bisa selalu menular hingga segala wilayah di Indonesia. Sehingga pemenang IRSA bisa menjadi inspirasi untuk pemerintah kota dan kabupaten di segala Indonesia bagi mampu mengembangkan program-program keselamatan jalan dan tata kelola keselamatan jalan dengan lebih baik lagi.

Tercatat sebanyak 120 kota dan kabupaten yg ikut serta dalam IRSA 2017. Dari 120 peserta, terpilih 23 kota dan kabupaten masuk menjadi finalis IRSA 2017. 23 kota dan kabupaten finalis dipilih berdasarkan data-data keselamatan jalan seperti jumlah penduduk, luas wilayah, jumlah kecelakaan, jumlah fatalitas kecelakaan, dan data pendukung lainnya melalui tahap shortlisting.

Selanjutnya dikerjakan tahap observasi lapangan dan survei kepuasan pengguna jalan terhadap 23 finalis IRSA 2017, kemudian dikerjakan proses penjurian yg mengacu pada lima pilar keselamatan jalan yg sudah dicanangkan WHO dan diadopsi oleh banyak negara di dunia yakni manajemen keselamatan jalan, jalan yg berkeselamatan, kendaraan yg berkeselamatan, perilaku pengguna jalan yg berkeselamatan dan penanganan pra dan pasca kecelakaan.

Dari hasil penjurian pada 23 Finalis IRSA 2017 tersebut, akhirnya terpilih para pemenang IRSA 2017 yg dikelompokkan dalam beberapa kategori yakni:

1. Kategori Kota dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Tinggi dengan pemenang penting Kota Tangerang.

Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management) Kota Tangerang

Pemenang Pilar 2 Jalan yg Berkeselamatan (Safer Road) Kota Tangerang

Pemenang Pilar 3 Kendaraan yg Berkeselamatan (Safer Vehicle) Kota Bogor

Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yg Berkeselamatan (Safer User) Kota Bogor

Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response) Kota Tangerang

2. Kategori Kota dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Rendah dengan pemenang penting Kota Semarang.

Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management) Kota Semarang

Pemenang Pilar 2 Jalan yg Berkeselamatan (Safer Road) Kota Semarang

Pemenang Pilar 3 Kendaraan yg Berkeselamatan (Safer Vehicle) Kota Semarang

Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yg Berkeselamatan (Safer User) Kota Samarinda

Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response) Kota Semarang

3. Kategori Kabupaten dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Tinggi dengan pemenang penting Kabupaten Pekalongan.

Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management) Kabupaten Pacitan

Pemenang Pilar 2 Jalan yg Berkeselamatan (Safer Road) Kabupaten Pekalongan

Pemenang Pilar 3 Kendaraan yg Berkeselamatan (Safer Vehicle) Kabupaten Pekalongan

Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yg Berkeselamatan (Safer User) Kabupaten Pekalongan

Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response) Kabupaten Pekalongan

4. Kategori Kabupaten dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Rendah pemenang utamanya Kabupaten Bangka.

Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management) Kabupaten Sintang

Pemenang Pilar 2 Jalan yg Berkeselamatan (Safer Road) Kabupaten Bangka

Pemenang Pilar 3 Kendaraan yg Berkeselamatan (Safer Vehicle) Kabupaten Banyuasin

Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yg Berkeselamatan (Safer User) Kabupaten Bangka

Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response) Kabupaten Bangka

5. Kategori Kota/Kabupaten “Excellent City 2017” diraih Kota Surabaya sebagai pemenang utama.

. Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management) Kota Balikpapan

Pemenang Pilar 2 Jalan yg Berkeselamatan (Safer Road) Kota Surabaya

Pemenang Pilar 3 Kendaraan yg Berkeselamatan (Safer Vehicle) Kota Balikpapan

Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yg Berkeselamatan (Safer User) Kabupaten Surabaya

Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response) Kabupaten Jepara

6. Sementara Penghargaan khusus diberikan masing-masing kepada Kota Semarang sebagai Kota atau Kabupaten Terbaik pada Upaya Meningkatkan Jumlah Pengguna Angkutan Umum, Kota Bogor sebagai Kota atau Kabupaten Terbaik pada Upaya Meningkatkan Kualitas Sarana Pejalan Kaki yg Berkeselamatan, dulu Kota Semarang sebagai Kota atau Kabupaten dengan Program Inovasi Terbaik dalam Upaya Meningkatkan Tata Kelola Keselamatan Jalan dan Kota Surabaya sebagai Kota atau Kabupaten Terbaik Pada Upaya Menurunkan Rata-Rata Angka Kecepatan Kendaraan

“Kami sangat gembira melihat lahirnya program-program inovatif baru yg secara serius diterapkan oleh Pemerintah Kota dan Kabupaten setempat saat mengikuti ajang IRSA ini. Semangat dari program IRSA adalah bagi memberikan dukungan kepada Pemerintah Kota dan Kabupaten agar selalu bekerja keras menerapkan pilar-pilar keselamatan jalan di lingkungan pemerintahannya sehingga tercipta keselamatan jalan yg aman.” jelas Julian.

Di tahun ini, IRSA mengusung tema Road Safety for Humanity. Tema ini menjadi salah satu atribut penilaian pada kategori “Excellent City” merupakan fasilitas pejalan kaki bagi masyarakat serta penyandang disabilitas yg nyaman dan berkeselamatan. Selain itu, pada acara penganugerahan penghargaan IRSA 2017 juga dibuat “Difable Room” yg mampu dirasakan segera oleh para tamu undangan.

“Melalui IRSA, kalian ingin mendorong pemerintah daerah buat memenuhi serta menyediakan fasilitas pejalan kaki yg nyaman dan berkeselamatan untuk masyarakat khususnya penyandang disabilitas. Tidak cuma itu, dengan tema yg kalian angkat ini, juga turut memperingati hari disabilitas yg jatuh pada tanggal 3 Desember lalu,” pungkas Julian.
Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin