Kampanye Keselamatan Berkendara Sasar Pelajar SMK

Jakarta – Shell Indonesia bekerja sama dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta menggelar program kampanye keselamatan berkendara ‘Shell Road Safety Coaching Clinic’ selama bulan Agustus hingga Oktober 2017 di berbagai Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah DKI Jakarta.

Adapun tujuan dari pelaksanaan program ini adalah bagi meningkatkan pengetahuan dan kesadaran berkendara dan berlalu lintas yg benar pada generasi muda, khususnya kalangan pelajar.

Lima SMK Negeri menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan tersebut dan sekitar 800 siswa yg menjadi perwakilan dari lebih 200 SMK negeri dan swasta di lima wilayah DKI Jakarta menerima materi-materi keselamatan berlalu lintas, yg disampaikan oleh para trainer dan fasilitator dari Indonesia Defensive Driving Center (IDDC).

Para siswa juga berkesempatan mempraktekkan pengetahuan tersebut dengan mengendarai kendaraan roda dua di lapangan sekolah dengan pengawasan dan pendampingan dari para fasilitator.

Presiden Direktur dan Country Chairman PT Shell Indonesia Darwin Silalahi mengatakan, kegiatan edukasi Shell Road Safety Coaching Clinic yaitu wujud komitmen Shell Indonesia buat berkontribusi menolong Pemerintah dalam menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas dan aman di jalan.

“Shell adalah perusahaan yg menempatkan keselamatan sebagai prioritas penting dalam aktivitasnya, termasuk keselamatan di jalan raya. Melalui program Shell Road Safety Coaching Clinic, kita ingin turut berperan aktif dalam membangun budaya tertib berlalu lintas dan menolong menekan jumlah angka kematian akibat kecelakaan dulu lintas khususnya di kalangan pelajar dan remaja,” ujarnya.

“Kami yakin, disiplin sebagai pengguna jalan yg mematuhi peraturan dahulu lintas yaitu kunci keselamatan yg wajib dipenuhi oleh segala orang,” imbuh Darwin.

Berdasarkan hasil studi Badan Kesehatan Dunia WHO tahun 2015, kecelakaan dahulu lintas menjadi penyebab nomor satu kematian di usia 15-29 tahun. Setiap tahun, sebanyak 1.250.000 kematian terjadi akibat kecelakaan dahulu lintas.

Fakta ini didukung dengan data dari Kepolisian Republik Indonesia yg menyatakan bahwa angka kecelakaan dahulu lintas paling banyak dialami oleh remaja dalam rentang usia 15-25 tahun. Berdasarkan data tersebut, bisa dilihat bahwa para pelajar Sekolah Menengah Atas atau sederajat masuk dalam rentang usia berisiko tinggi alami kecelakaan dahulu lintas.

Untuk menolong menekan angka kecelakaan di kalangan remaja, program ‘Shell Road Safety Coaching Clinic’ tahun ini ditujukan buat siswa SMK di lima wilayah kota DKI Jakarta.

Lima SMK yg menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan ini adalah SMKN 6 Jakarta Selatan, SMKN 27 Jakarta Pusat, SMKN 26 Jakarta Timur, SMKN 42 Jakarta Barat, dan SMKN 25 Jakarta Utara.

Dalam sesi Coaching Clinic, para siswa SMK diberikan materi-materi dasar berkendara akan dari prinsip-prinsip berkendara, teknik dan prosedur berkendara secara baik dan benar, hingga etika dalam berkendara.

Selain itu, sebanyak 20 peserta dari setiap wilayah juga diminta bagi mengisi kuesioner tentang aktivitas berlalu lintas, dan tiga bulan kemudian para peserta mulai diminta kembali buat mengisi kuesioner. Hal ini dimaksudkan bagi mengetahui apakah ada perubahan perilaku berlalu lintas setelah mengikuti kegiatan ini.

Selain di DKI Jakarta, Coaching Clinic juga dikerjakan di wilayah Semarang dan sekitarnya, merupakan Kendal dan Demak. Lebih dari 1.600 siswa SMK dari delapan SMK negeri dan swasta di wilayah tersebut mengikuti ‘Shell Road Safety Coaching Clinic’ dalam format yg sama dengan penyelenggaraan kegiatan di DKI Jakarta. Para siswa dengan antusias mengikuti kegiatan yg yaitu pengalaman pertama untuk mereka ini.

Program kampanye keselamatan berkendara buat siswa SMK ini yaitu bagian dari program investasi sosial Shell melalui payung besarnya ‘Shell Road Safety’ yg sudah dikerjakan di Indonesia sejak tahun 2008.

‘Shell Road Safety Coaching Clinic’ yaitu pendekatan baru dari Shell Indonesia dalam memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar/ generasi muda.

Sebelumnya, program investasi sosial ‘Shell Road Safety’ ini ditujukan untuk siswa-siswi Sekolah Dasar (SD). Mereka mendapat materi dasar tentang aman berlalu lintas, khususnya sebagai pejalan kaki, pengemudi sepeda dan penumpang sepeda motor dan mobil.

Kegiatan edukasi ini dikerjakan di dalam kelas melalui penyampaian materi oleh karyawan-karyawan Shell yg meluangkan waktu kerjanya buat kegiatan ini.

Selain itu, siswa-siswi SD juga berkesempatan mengenal rambu-rambu dulu lintas dalam bentuk berbagai permainan menarik.

Di 2016 lalu, lebih dari 2.300 siswa-siswi SD Negeri di Jabodetabek sudah berpartisipasi dan mendapatkan manfaat edukasi keselamatan berlalu lintas dalam kegiatan ‘Shell Road Safety’. [ikh]
Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin