Nissan Resmi Copot Ghosn Dari Jabatan Chairman

Yokohama – Nissan resmi mengumumkan pemberhentian Carlos Ghosn sebagai Chairman dan Representative Director.

Keputusan tersebut diambil setelah dewan komisaris Nissan melakukan rapat di kantor pusat perusahaan di Yokohama, Jepang, pada Kamis kemarin (22/11/2018).

Dikutip dari pernyataan resminya, raksasa otomotif yang berasal Jepang ini juga membebastugaskan Greg Kelly dari jabatannya sebagai Representative Director Nissan.

Baca juga: Renault Tetap Pertahankan Carlos Ghosn Sebagai CEO

“Setelah meninjau secara rinci laporan dari penyelidikan internal, dewan komisaris dengan suara bulat memberhentikan Carlos Ghosn sebagai Chairman dan Representative Director, serta memecat Greg Kelly sebagai Representative Director,” tulis pernyataan tersebut.

Dalam meeting itu juga diputuskan bahwa Nissan mulai mempelajari kemungkinan pembentukan komite khusus yg berperan mengambil saran dari pihak ketiga independen mengenai sistem manajemen pemerintahan dan tata kelola penggantian direktur yg lebih baik.

Selanjutnya, tiga direktur independen, yakni Masakazu Toyoda, Keiko Ihara, dan Jean-Baptiste, menerima mandat bagi memimpin persoalan ini. Dewan komisaris juga menyetujui pembentukan komite penasihat yg dipimpin oleh ketiga orang tersebut.


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Komite mulai mengusulkan nominasi yg diajukan dewan komisaris buat posisi pimpinan direksi selanjutnya. Pertemuan dewan komisaris selanjutnya dijadwalkan pada 17 Desember,” tulis pernyataan tersebut.

Baca juga: Nissan dan Mitsubishi Siap Copot Jabatan Ghosn

Lebih dari itu, dewan direksi Nissan juga menegaskan bahwa kemitraan yg sudah dibangun lama dengan Renault tak mulai berubah terkait persoalan ini.

Ghosn yaitu pemimpin aliansi Nissan, Renault, dan Mitsubishi. Pria kelahiran Porto Velho, Brasil, 64 tahun dahulu itu ditangkap aparat berwenang Jepang atas dugaan melanggar instrumen keuangan berdasarkan laporan dari pihak Nissan.

Dia ditahan setelah diintrogasi oleh jaksa di Tokyo bagi beberapa kejanggalan termasuk soal laporan pendapatannya.

“Penyelidikan memamerkan bahwa selama bertahun-tahun Ghosn dan Kelly sudah melaporkan jumlah kompensasi di laporan Bursa Efek Tokyo kurang dari jumlah sebenarnya, dalam usaha mengurangi pengumuman angka kompensasi Carlos Ghosn,” tulis pernyataan Nissan sebelumnya.
Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin