Petinggi Google Kesal Saat Trump Menang Pilpres

San Francisco – Sejumlah petinggi Google memamerkan rasa ketidaksukaan mereka ketika mengetahui bahwa Donald Trump terpilih sebagai Presiden AS dalam Pilpres 2016 lalu.

Beredar video yg menampilkan rapat sejumlah petinggi Google yg mengemukakan pandangan mereka terhadap terpilihnya Trump.

Pada awal video tersebut, salah seorang pelopor Google, Sergey Brin, berpendapat bahwa kemenangan Trump menjadi salah satu hari Jumat yg tak menyenangkan.

“Ayo kitat hadapi. Kebanyakan orang di sini kesal dan sedih karena pemilu. Saya pribadi, sebagai seorang imigran dan pengungsi, aku menilai pemilu ini sangat ofensif dan aku rasa kami pun merasa begitu. Saya rasa ini waktu yg sangat berat dan bertentangan dengan beberapa nilai kita,” kata Brin, seperti dilansir Fox News.

Sementara itu, Wakil Direktur Google Kent Walker menyebut hasil Pilpres AS 2016 dulu itu sebagai ‘kejutan untuk kami semua’.

“Mengejutkan buat kami semua, hasil pemilu. Ini yaitu proses yg adil dan demokratis, kita menghargai hal itu,” kata dia.

Beredar video yg memamerkan rapat sejumlah petinggi Google yg mengemukakan pandangan mereka tak lama setelah Donald Trump terpilih menjadi Presiden AS pada Pilpres AS 2016 lalu.

Salah seorang pelopor Google, Sergey Brin, pada awal video tersebut berpendapat kemenangan Trump menjadi salah satu hari Jumat yg tak menyenangkan.

“Ayo kitat hadapi. Kebanyakan orang di sini kesal dan sedih karena pemilu. Saya pribadi, sebagai seorang imigran dan pengungsi, aku menilai pemilu ini sangat ofensif dan aku rasa kami pun merasa begitu. Saya rasa ini waktu yg sangat berat dan bertentangan dengan beberapa nilai kita,” kata Brin, seperti dilansir Fox News.

Wakil Direktur Google Kent Walker menyebut hasil Pilpres AS 2016 dahulu sebagai ‘kejutan untuk kalian semua’.

“Mengejutkan bagi kami semua, hasil pemilu. Ini yaitu proses yg adil dan demokratis, kita menghargai hal itu,” kata dia.

Dalam video tersebut, Walker menyatakan tantangan yg dihadapi di dalam negeri juga berlaku di luar AS.

“Dampaknya bagi dunia begitu luas. Dan gemanya di dunia signifikan. Ini bukan pertama kalinya kita melihat peningkatan nasionalisme, populisme, dan kekhawatiran,” ujar dia.

CFO Ruth Porat pada gilirannya menyatakan dia pendukung Hillary Clinton, namun, dia menghormati hasil dari proses demokrasi.

“Siapa yg kami pilih, bukan itu poin utama. Nilai-nilai yg kalian anut di perusahaan ini melampaui politik karena itu kami mulai berjuang buat mempertahankannya,” ucap dia.

Melalui informasi resminya, Google membenarkan pertamuan tersebut dan pandangan yg dikemukakan dalam video tersebut bersifat pribadi. Tidak ada komentar yg menyatakan pengaruh bias plitik terhadap produk-produk Google.

“Tak ada pernyataan dalam video tersebut, atau meeting mana pun, yg menyatakan bias politik mempengaruhi operasional produk kami. Hal sebaliknya, produk kalian dibuat buat seluruh orang dan kalian merancangnya dengan hati-hati agar menjadi sumber terpercaya untuk smeua orang, terlepas dari pandangan politik,” kata Google dalam video tersebut menyatakan tantangan yg dihadapi di dalam negeri juga berlaku di luar Amerika Serikat.

“Dampaknya bagi dunia begitu luas. Dan gemanya di dunia signifikan. Ini bukan pertama kalinya kita melihat peningkatan nasionalisme, populisme dan kekhawatiran,” kata dia.

CFO Ruth Porat pda gilirannya menyatakan dia pendukung Hillary Clinton, namun, dia menghormati hasil dari proses demokrasi.

“Siapa yg kalian pilih, bukan itu poin utama. Nilai-nilai yg kalian anut di perusahaan ini melampaui politik karena itu kalian mulai berjuang buat mempertahankannya,” kata dia.

Google melalui informasi resmi membenarkan pertamuan tersebut dan pandangan yg dikemukakan dalam video tersebut bersifat pribadi. Tidak ada komentar yg menyatakan pengaruh bias plitik terhadap produk-produk Google.

“Tidak ada pernyataan dalam video tersebut, atau meeting mana pun, yg menyatakan bias politik mempengaruhi operasional produk kami. Hal sebaliknya, produk kita dibuat bagi seluruh orang dan kalian merancangnya dengan hati-hati agar menjadi sumber terpercaya buat smeua orang, terlepas dari pandangan politik,” kata Google.
Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin