Sentul Kembali Gelar Balapan Honda Jazz Dan Brio

Jakarta – Ajang balap Honda Jazz Speed Challenge (HJSC) ke-13 mulai memasuki seri ketiganya pada Minggu, 15 Juli 2018, di Sirkuit International Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Saat ini, klasemen di kelas Master masih dipimpin oleh Fitra Eri dari tim Honda Bandung Center yg berhasil mengumpulkan 50 poin.

Sedangkan posisi kedua dipegang oleh Zharfan Rahmadi dari tim Cep Minsel dengan 33 poin, berselisih 3 poin dengan Rio SB dari tim Honda Racing Indonesia di posisi ketiga yg meraih 30 poin.

Di kelas Rising Star, Avan Abdullah dari tim Bank BJB Delta Garage Racing unggul dengan mengumpulkan 50 poin, sedangkan Avila Bahar dari Jakarta Racing.com mengekor dengan total 33 poin. diikuti Hendra Bonank dari HS Auto Racing Team yg mengumpulkan 30 poin.

Sementara bagi kelas Promotion, Arief Budiman (Privateer) memimpin dengan total 33 poin. Diikuti Annis Badrouf (Privateer) yg berada di posisi kedua dengan total 29 poin dan M. Irdam (Privateer) di posisi ketiga dengan 24 poin.

Selain itu, PT Honda Prospect Motor (HPM) juga menggelar ajang balap buat Honda Brio melalui Honda Brio Speed Challenge (HBSC) yg sudah diadakan bagi keenam kalinya dan kini juga mulai memasuki seri ketiga.

Di kelas Promotion, Huga Laverda Labib dari HS Auto Racing Team meraih posisi pertama dengan total 43 poin, sementara Irfan Fauzie (Privateer) berada di posisi kedua dengan 37 poin dan Rio R Bramantio dari tim Bank BJB B16 APSpeed di posisi ketiga dengan 18 poin.

Di kelas Rookie, Aditya Gunarsa dari tim Azzuro Motorsport unggul di posisi pertama dengan total 50 poin, sedangkan posisi kedua diraih oleh Reyno Romein dari Bank BJB Delta Garage Racing setelah mengumpulkan 33 poin dan posisi ketiga diisi oleh Dadang Krisnadi (Privateer) dengan total 24 poin.

Menyambut seri ketiga HJSC 13 dan HBSC 6, Marketing & After Sales Service Director HPM Jonfis Fandy menyampaikan bahwa para pembalap selalu berupaya meraih posisi teratas dan kesempatan meraih juara umum masih terbuka lebar.

“Kami harap lima seri yg tersisa mampu dimanfaatkan sebaik mungkin untuk setiap pembalap bagi mengembangkan kemampuannya dan menjadi yg terbaik di ajang HJSC dan HBSC tahun ini,” ujar Jonfis.

Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin